Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Waketum Bid Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia dan Ketua Kadin Jatim saat mengunjungi stand pameran Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Industri agro di Jawa Timur menyumbang unit usaha sebesar 82,45%. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka InAGRO Expo & Business Forum 2022, di Surabaya, Kamis (11/8/2022).
"Saya ingin menyampaikan data sederhana betapa strategisnya Presidensi G20 pada kali ini. Sektor agro di Jatim ini kalau dilihat dari unit usahanya 82,45 persen," ujarnya.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lepas 3.000 Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Jangkar Menuju Raas dan Sapudi
- Gubernur Khofifah Siap Menjadi Pengusul KEK Tembakau di Madura
- Ekonomi Nurani dan Kepemimpinan Perempuan: Dari Ketangguhan Khadijah hingga Visi Sosial Khofifah–Lia
- Senator Lia Istifhama Sepakat dengan Gubernur Khofifah: Pesantren NU Adalah Fondasi Karakter Bangsa
Menurut Gubernur Khofifah, angka sebesar itu memiliki kontribusi yang signifikan dalam rangka mewujudkan Optimis Jatim Bangkit, melalui pembangunan dan kebangkitan masyarakat Jatim.
"Ini satu kontribusi yang sangat signifikan, untuk membangun, mewujudkan, memajukan, dan mensejahterakan masyarakat," tambahnya.
Gubernur Khofifah berharap besarnya kontribusi sektor agro di Jatim ini dapat membantu kesejahteraan masyarakat sekitar di mana bisnis tersebut tumbuh dan berkembang.

"Bisnisnya tumbuh, kita berharap bahwa masyarakat akan mendapatkan tetesan kesejahteraan dari pertumbuhan bisnis yang tumbuh di mana pun, dan tentu di Jatim," imbuhnya.
Dari sektor Industri Agro, juga telah menyerap tenaga kerja sebesar 81,34%. Menurut Gubernur Khofifah, angka tersebut sangat signifikan, sehingga strong partnership menjadi penting.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




