Kaprodi MPI IKHAC, Ahmad Sirojudin.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim (HMJ MPI IKHAC) Mojokerto mengadakan Seminar Nasional Edupreuner di kampus Institut Pesantren KH Abdul Chalim, Sabtu (16/7/2022).
Dengan mengusung tema "Gapai Mimpimu, Jadilah Pengusaha Hebat Melalui Pendidikan", sekitar 900 peserta Seminar Nasional MPI IKHAC dari lembaga pendidikan yayasan Amanatul Ummah, Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) dan dari civitas lembaga pendidikan yang ada di universitas Mojokerto memadati Masjid Raya Kampus Institut KH Abdul Chalim (IKHAC), Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
BACA JUGA:
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN
- DPRD Kabupaten Mojokerto Soroti Kelalaian Perlindungan Kerja, Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
- 2.500 Siswa Ikuti Try Out TKA di Ponpes Amanatul Ummah, Ini Pesan Bupati Mojokerto
Kaprodi MPI IKHAC, Ahmad Sirojudin M.Pd.I menyampaikan, pentingnya sebuah lembaga pendidikan Islam dalam mempersiapkan lulusan mahasiswa dituntut untuk menjadi bagian dari manajerial kewirausahaan entrepreneur dalam menentukan wajah sebuah bangsa.
"Pendidikan saat ini bahwa kita akan menuju di era pendidikan merdeka belajar, yang artinya kelulusan tidak diberikan sekat atau keterbatasan. Sehingga, semua prodi dan jurusan harus berikan kebebasan untuk meningkatkan potensi keahlian dalam kemampuannya," terang Ahmad Sirojudin.
Lebih lanjut dikatakan, adanya pelaksanaan kegiatan Seminar Nasional Edupreneur itu tentunya harus mendukung sebuah cita-cita luhur pendiri lembaga pendidikan Amanatul Ummah civitas Institut Pesantren KH Abdul Chalim yaitu Romo KH Asep Saefudin Chalim MA.
Habibah, mahasiswi Prodi Manajemen Pendidikan Islam 2020 selalu Ketua Pelaksana Seminar Nasional Edupreneur menyampaikan, sebuah pencapain pendidikan mahasiswa haruslah diukur dengan cita-cita yang tinggi dan mengandung sebuah makna yang positif.
"Dalam penyelenggaraan pendidikan Edupreneur perdana ini, kita sama-sama harus bangga dan percaya diri untuk bisa membuat generasi muda melalui pendidikan entepreneur untuk mampu menciptakan kreativitas jiwa pendidikan yang profesional yang tujuannya adalah untuk memberikan motivasi besar agar bisa memperjuangkan yang jelas untuk menuju Indonesia maju adil makmur," ungkapnya. (den/ari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




