Bukti surat laporan yang dilayangkan korban ke Polresta Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Seorang warga Bluru Kidul, Sidoarjo, berinisial AS (25) menjadi korban penipuan berkedok rekrutmen ASN. Ia ditipu KSM (57) dari Beciro Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penipuan terjadi pada Oktober 2019 lalu. Saat itu, AS yang berteman dengan anak pelaku ditawari kerja di Lembaga Pusat Pengendali Pengangkatan dan Pembelanjaan Pegawai Negara (LP5N) NKRI.
BACA JUGA:
- Kasus Kematian Kades Buncitan Terungkap
- Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Prambon Sidoarjo, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Petugas Pendamping di Samsat, Urus Pajak Kendaraan Kini Lebih
- Bangunan Liar di Atas Saluran Air Pucang Sidoarjo Ditertibkan, Picu Banjir Saat Hujan
"Katanya sih itu lembaga negara yang menyalurkan gaji para pegawai honorer mas," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (21/6/2022).
Ia awalnya tidak curiga dan rela memberikan uang untuk jaminan agar lolos ketika mendaftar. KSM menjanjikan AS untuk menempati wilayah Sidoarjo.
"Saya akhirnya bersama orang tua saya datang ke rumahnya besoknya. Di sana kami menyerahkan uang Rp53 juta untuk pembayaran awal," tuturnya.

Hingga Mei 2020, pekerjaan yang dijanjikan itu tak kunjung terwujud. Pelaku masih meminta uang secara bertahap (Rp2 juta dan Rp10 juta) untuk pengambilan nomor identitas pegawai negara.
"Iya biar SK juga keluar. Tapi sampai sekarang gak ada kejelasan. Saya hanya dikasih seragam warna cokelat saja," ungkapnya.






