Bupati Jember Hendy Siswanto usai menyalurkan santunan Jamsostek kepada keluarga Ketua RW di Kecamatan Kalisat, Jember, Selasa (28/9).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan segera merealisasikan program digitalisasi desa, yakni konsep Smart Village.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto usai menyalurkan santunan Jamsostek kepada keluarga Ketua RW di Kecamatan Kalisat, Jember, Selasa (28/9).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Menurut Bupati Hendy, konsep smart village digagas untuk memanfaatkan teknologi informasi bagi masyarakat perdesaan. Juga sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat lokal agar pelaksanaan pelayanan publik lebih berkualitas dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Pemanfaatan teknologi informasi tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup, efisiensi, dan daya saing dalam aspek ekonomi dan sosial.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi juga sebagai transparansi informasi kepada publik. Karena dengan konsep itu, semua kegiatan pemkab akan bisa diproteksi langsung oleh masyarakat.
“Smart village akan mengintegrasikan semua aktivitas pemerintahan desa terkoneksi dengan pemkab langsung,” ujar Hendy.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




