Gus Wildan Khoiron saat sambutan vaksinasi.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Keluarga Besar Pondok Pesantren (Ponpes) KH A Wahid Hasyim (KHA Waha) serta 490 santriwati Bangil mengikuti vaksinasi dosis I, Rabu (11/8/2021). Kegiatan ini merupakan program dari pemerintah provinsi bekerja sama dengan LK (Lembaga Kesehatan) PWNU Jatim untuk menyukseskan vaksinasi di kalangan santri.
Pengasuh Ponpes Waha KH Akhmad Wildan Khoiron menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara vaksinasi tersebut. "Allhamdulillah, vaksinasinya berjalan lancar, tanpa kendala. Vaksinasi ini hasil kerja sama antara Pemprov dan Lembaga Kesehatan PWNU Jawa Timur," katanya.
BACA JUGA:
- Sukses Gelar Muskerwil di Tuban, PWNU Jatim Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
- Muskerwil PWNU Jatim Digelar di Tuban, Emil Dardak Ajak NU Bersinergi Bangun Daerah
- Gubernur Khofifah Dukung Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
- Santri dari Pasuruan Raih Juara Internasional Pencak Silat di Festival 100 Tahun Gontor
Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov dan Lembaga Kesehatan PWNU Jawa Timur yang sudah memfasilitasi vaksinasi untuk santri.
"Saya juga terima kasih kepada Dinkes Pasuruan, pegawai Puskesmas Bangil dan Raci yang menjadi vaksinator hari ini," lanjut pria yang akrab disapa Gus Wildan tersebut saat sambutan.
Disampaikan Gus Wildan bahwa ada santriwati yang memang belum bisa mengikuti vaksinasi hari ini karena tidak lulus screening kesehatan.
"Ada yang punya riwayat sakit, ada yang baru saja sembuh dari sakit dan lainnya. Intinya, mereka tidak lolos screening, dan akan divaksin di lain waktu," paparnya.
Menurut Gus Wildan, Ponpes KHA Wahid Hasyim komitmen untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan Herd Immunity (kekebalan kelompok).
"Kami konsisten bantu pemerintah dalam mewujudkan herd immunity sebagai salah satu ikhtiar bersama menekan angka penyebaran COVID-19," lanjut dia.
Gus Wildan juga terus memberikan edukasi ke para santriwatinya agar mengikuti anjuran pemerintah dalam penanganan COVID-19 ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




