Tenaga kesehatan saat memeriksa seorang ibu hamil. foto: ist.
“Ruang bersalin suspect covid diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada aerosol atau partikel gelembung udara yang beredar di sana. Selain itu, tersedia 12 ruang isolasi khusus ibu hamil,” tutup dr. Sutoko.
Selain RSUD Gambiran, beberapa rumah sakit ibu dan anak serta klinik rawat jalan bagi ibu hamil di Kota Kediri juga bersiap melayani ibu hamil terpapar Covid-19. Salah satunya RSIA Nirmala dan Klinik Utama Sayang Ibu.
Dokter Kebidanan dan Kandungan RSIA Nirmala dr Heru Tribawono, Sp.OG. menyampaikan RSIA Nirmala sempat membantu proses melahirkan seorang ibu hamil dengan Covid-19 karena sudah pembukaan lengkap dan ditolong dengan prokes yang ketat.
Sementara itu, Kepala Klinik Utama Sayang Ibu dr. Ririen Indah Perbawati, Sp.OG. juga menyampaikan, ibu hamil yang sedang isoman juga akan dipantau melalui pesan singkat. Hal ini sesuai arahan Wali Kota Kediri, semua klinik diminta untuk melakukan pelayanan semampu dan sebisa klinik tersebut berikan.
Sebelumnya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah menyampaikan imbauan pada seluruh faskes di Kota Kediri untuk melayani ibu hamil yang terpapar Covid-19. Ini menjadi salah satu upaya untuk menekan kasus meninggal pada ibu hamil yang terpapar Covid-19.
“Jangan sampai ada kasus ibu hamil kebingungan cari bantuan kesehatan karena ditolak. Pemkot Kediri terus upayakan akses prioritas bagi ibu hamil agar segera mendapat pertolongan,” ujar Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri itu, seraya mengatakan bahwa saat ini, menurut data Dinas Kesehatan Kota Kediri pada mulai bulan Juli hingga Agustus 2021 terdapat 11 ibu hamil yang terpapar Covid-19. (uji)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




