Kamis, 29 Juli 2021 06:15

Gubernur Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di SMAN 6 Surabaya

Kamis, 22 Juli 2021 12:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Gubernur Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di SMAN 6 Surabaya
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 6 Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 6 Surabaya didampingi Kadispendik Jatim Wahid Wahyudi, serta Kadinkes Jatim dr Herlin Ferliana, Kamis (22/7/2021).

Dalam kesempatan ini, Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jatim terus mempercepat vaksinasi guna mewujudkan herd immunity. Ia mengungkapkan, capaian vaksinasi di Jatim mulai Januari mencapai dosis tertinggi, baik vaksin pertama maupun vaksin kedua. Dan, hal itu juga dia paparkan pada rapat koordinasi (rakor) dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Semangat Jatim ini sebagai semangat untuk memberikan kado untuk HUT kemerdekaan RI ke-76, karena itu support vaksin menjadi penting. Dan Alhamdulillah dalam rakor yang sama direspons oleh Pak Menkes yang akan mengirim 506.000 dosis, mungkin malam ini sampai," ujar Khofifah di depan para awak media.

"Alhamdulillah regulasi vaksinasi hari ini sangat bagus, ditarget 900 siswa, dan suasananya tidak ada nuansa kerumunan, sehingga regulasi yang disiapkan ibu kepala sekolah SMA Negeri 6, lalu kemudian tim satgas covid dari para siswa. Saya rasa ini mekanisme yang sangat baik, dan mudah-mudahan yang lain juga akan mengikuti," kata Khofifah.

BACA JUGA : 

Simpang Siur Info Syarat Vaksin untuk Bansos, Wagub Emil Terjun ke Lokasi Penyaluran

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi Pelajar di Pesantren Gus Ali Sidoarjo

Forkopimda Jatim Harap Pentahelix Bisa Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

Sementara Wahid Wahyudi mengatakan percepatan vaksinasi kepada para pelajar terus dilakukan untuk mengejar target pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sebab, selama ini pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dinilai tidak efektif.

"Karena disebabkan berbagai hal, di antaranya keterbatasan sarana prasarana. Kedua, daya tangkap siswa kurang optimal. Ketiga, sekolah-sekolah khususnya SMK untuk praktik 100 persen tidak bisa dilaksanakan dalam pembelajaran jarak jauh, harus tatap muka," ujar Wahid Wahyudi saat mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa melaukan sidak vaksinasi di SMAN 6 Surabaya, Kamis (22/7/2021).

"Untuk itu, setelah PPKM darurat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur merencanakan dan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas. Hal ini yang mendorong Ibu Gubernur sekaligus berharap, nantinya baik dari kepala sekolah, tenaga pendidik, dan siswa sudah melakukan vaksin Covid-19," terangnya. (nf/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...