Rabu, 28 Juli 2021 21:39

Komisi C DPRD Ponorogo Kunker ke Kabupaten Kediri, Ajak ARPL Diskusi Soal Lingkungan Hidup

Minggu, 06 Juni 2021 22:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Komisi C DPRD Ponorogo Kunker ke Kabupaten Kediri, Ajak ARPL Diskusi Soal Lingkungan Hidup
Anggota Komisi C DPRD Ponorogo saat foto bersama dengan Anggota ARPL Kediri usai menyerahkan cendera mata. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI,. BANGSAONLINE.com - Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kediri, Minggu (6/6). Dalam kunjungan tersebut, mereka juga mengajak Aliansi Relawan Peduli Lingkungan (ARPL) Kediri untuk sharing dan berdiskusi terkait lingkungan hidup.

Komisi yang membidangi pembangunan dan lingkungan hidup itu selama ini mengaku telah mengikuti sepak terjang yang sudah dilakukan ARPL Kediri yang sangat peduli dengan lingkungan.

Tak tanggung-tanggung, empat anggota Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo yang dipimpin oleh Ketuanya, Widodo (Demokrat) dengan anggota Muryanto (Hanura), Evi Duwitasari (PDIP), dan Mochamad Erkami (PKB), dan Sugeng Pranoko (Staf Sekwan DPRD Kabupaten Ponorogo) menemui langsung ARPL Kediri di sebuah warung kopi di area SLG.

Koordinator ARPL Kediri, dr. Ari Purnomo Adi, mengaku bangga diajak sharing dan berdiskusi terkait masalah lingkungan hidup oleh Komisi C DPRD Ponorogo.

BACA JUGA : 

Peduli Warga Isoman, Relawan Penyintas Covid-19 Kediri Bagikan Ratusan Nasi Kotak

Gusdurian Mojokutho Kolaborasi dengan KOPI, Bagikan Sayuran ke Warga Gadungan yang Sedang Isoman

RGR dan Bang Mantri Bersinergi Gelar Aksi Bedah Rumah

Gandeng Aktivis Lingkungan, Pemdes Senden Kediri Siap Bersihkan Sungai dari Sampah

"Suatu kehormatan bagi kami, telah diajak sharing dan diskusi terkait lingkungan hidup oleh Komisi C DPRD Kabupaten Ponorogo," kata dr. Ari, Minggu (6/6) malam.

dr. Ari juga menjelaskan giat-giat yang sudah dilakukan oleh ARPL Kediri seperti aksi penanaman pohon di sumber-sumber air di Kediri, penebaran benih ikan lokal di beberapa sumber air, bersih-bersih sampah di sungai, aksi cabut paku di pohon, dan aksi lain yang terkait dengan lingkungan hidup.

"Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kediri juga telah menginisiasi lahirnya Raperda tentang Pengelolaan dan Perlindungan Sumber Air di Kabupaten Kediri, yang saat ini masih dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Kediri dan Pemkab Kediri," ungkapnya.

Sedangkan Ketua Komisi C DPRD Ponorogo, Widodo, mengucapkan terima kasih telah diterima dengan baik oleh ARPL Kediri untuk sharing dan berdiskusi terkait lingkungan.

Menurutnya, di Ponorogo sampai sekarang ini belum banyak komunitas yang konsen dengan masalah lingkungan. Di Ponorogo, ujarnya, banyak bekas-bekas tambang yang belum direklamasi. Seperti yang terjadi di daerah Ngebel.

Telaga Ngebel sendiri, kata Widodo, diprediksi dalam jangka waktu 25 tahun akan terjadi penurunan debit air, bila hutan di sekitarnya tidak dijaga kelestariannya.

"Harapan kami, setelah sharing dan diskusi ini, kami bisa memprakarsai berdirinya komunitas lagi di Ponorogo yang konsen dengan masalah lingkungan hidup," katanya.

Ditambahkan oleh Widodo, Komisi C DPRD Ponorogo tahun 2020 ini telah menginisiasi Raperda tentang Pengelolaan Sampah. Tapi karena di Ponorogo hanya ada 2 komunitas lingkungan, maka saat public hearing belum bisa menyerap aspirasi maksimal. Tahun 2021 ini pihaknya juga menginisiasi Raperda tentang Pengelolaan Sungai.

"Di Kabupaten Ponorogo ada wilayah yang masuk zona merah, yaitu tanahnya bergerak seperti yang terjadi di Kecamatan Slahung. Makanya ke depan masalah lingkungan hidup ini harus mendapatkan perhatian khusus," pungkasnya. (uji/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...