Petugas Satpol PP Kota Kediri saat mengamankan ODGJ yang sering membuang sampah di Sungai Brantas.
Sementara itu, aktivis sekaligus pemerhati lingkungan Kota Kediri, Endang Pertiwi, mengatakan bahwa tim relawannya sudah pernah memergoki secara langsung ketika yang bersangkutan membuang sampah di Sungai Brantas.
Ketika itu, lanjut Endang, pihaknya sudah berusaha mengingatkan yang bersangkutan. Akan tetapi, sepertinya yang bersangkutan kurang begitu memerhatikan peringatan itu. Belakangan diketahui yang bersangkutan adalah ODGJ.
Meski ODGJ, lanjut Endang, bukan berarti harus dibiarkan membuang sampah di sungai. "Lebih-lebih informasi yang kami peroleh, sudah dilakukan sejak lama. Harus ada solusi agar yang bersangkutan tidak membuang sampah lagi di Sungai Brantas," katanya.
"Kami bersama aktivis lingkungan lainnya, berencana akan bertandang ke rumah keluarga beliau untuk mengajak keluarga beliau berdiskusi untuk mencari solusi bersama," ujar Endang.
Sedangkan salah satu netizen menginformasikan bahwa orang tersebut sudah 15 tahun ini memang selalu membuang sampah di Sungai Brantas.
"Berangkat dari rumah dengan membawa sak yang berisi sampah. Di tengah perjalanan, ia juga memasukkan sampah ke dalam sak dan membawanya ke Sungai Brantas untuk dibuang. Memang harus ada solusi, mengingat yang bersangkutan ternyata ODGJ," ujar netizen itu. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




