Rabu, 28 Juli 2021 20:10

Jambret ​Spesialis Pengendara Wanita di Ngawi Dibekuk Polisi

Jumat, 04 Juni 2021 19:52 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Zainal Abidin
Jambret ​Spesialis Pengendara Wanita di Ngawi Dibekuk Polisi
Pelaku jambret saat diamankan petugas. (foto: ist)

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Jajaran Polsek Geneng bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi berhasil membekuk pelaku jambret spesialis korban pengendara motor wanita, Jumat (4/6/2021).

Berbekal keterangan salah satu korban jambret bernama Hevi Riani (37), Warga Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan yang menjadi korban penjambretan pada Rabu (28/4/2021) lalu, anggota Polsek Geneng bersama Satreskrim Polres Ngawi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Setelah dilakukan pengintaian di daerah rawan kejadian jambret, petugas akhirnya mampu mengamankan pelaku berinisial STN (49) yang juga dikenal sebagai residivis. "Kami menindaklanjuti laporan korban jambret beberapa waktu lalu dan berhasil diamankan seorang tersangka," jelas AKP I Gusti Agung Ananta, Kasat Reskrim Polres Ngawi.

Modus yang dilakukan oleh tersangka STN, yakni mencari korban saat jam sepi sekitar pagi dan siang hari dengan sebelumnya tersangka telah mengikuti calon korbannya. Setelah didapati sasaran wanita yang mengendarai sepeda motor, pelaku melakukan penguntitan. Saat berada di tempat yang sepi dan memungkinkan aksinya, pelaku langsung menjarah tas milik korban. Bahkan, ada juga korban yang didorong dari kendaraannya hingga terjatuh.

BACA JUGA : 

PPKM Level IV, Koramil dan Polsek Padas Gelar Operasi Yustisi di Jalan Raya Ngawi-Caruban

Kapolres Ngawi Pantau Langsung Vaksinasi Dosis Kedua

Putus Mata Rantai Covid-19, Kodim Ngawi Gelar Vaksinasi Tahap Kedua

Bupati Bersama Kapolres Ngawi Salurkan Bansos Kemenko Marves ke Warga Terdampak Covid-19

"Modusnya pelaku menguntit setelah di tempat sepi baru melakukan aksinya," terangnya.

Akibat perbuatannya, petugas menjerat pelaku dengan Pasal 365 (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.(nal/sof/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...