Kamis, 29 Juli 2021 08:36

Puluhan Stand dan Bangunan Liar di Atas Saluran Sungai Jalan Darmo Indah Dibongkar

Jumat, 04 Juni 2021 13:44 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Puluhan Stand dan Bangunan Liar di Atas Saluran Sungai Jalan Darmo Indah Dibongkar
Petugas Satpol PP saat membongkar bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Darmo Indah, Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinilai sering menimbulkan banjir, 36 stand dan bangunan sepanjang Jalan Raya Darmo Indah digusur dan dibongkar pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Tandes.

"Kalau terjadi banjir di sini luar biasa, lha warga meminta pemkot melalui kecamatan untuk mengatasinya. Kalau terjadi banjir sepeda motor tidak bisa melaluinya. Setelah dicek pihak PU, solusinya harus ada pelebaran saluran," terang Widodo, Kasi Trantib Kecamatan Tandes, Jumat (4/6/2021) di sela-sela mengawasi pembongkaran lapak-lapak stand dan bangunan.

"Semua pihak yang menempati lapak stand yang ada di sini sudah kita undang, yang ber-KTP Surabaya mempunyai warung mamin akan difasilitasi dinas koperasi," sambung dia.

Namun keterangan yang disampaikan pihak kecamatan berbeda dengan yang disampaikan salah satu warga yang mempunyai lapak stand yang sudah berbentuk bangunan permanen. Warga merasa keberatan karena sosialisasi pihak kecamatan mengedepankan arogansi kekuasaan.

BACA JUGA : 

Mulai Hari Ini, Rumah Sehat Surabaya untuk Warga Isoman Resmi Beroperasi

Ikhtiar Tangani Covid-19, Berbagai Perusahaan Kumpulkan Bantuan di Balai Kota Surabaya

Gotong Royong Lindungi Warga, Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isoman

Efek Tambah RS Baru, BOR Rumah Sakit di Kota Surabaya Turun 7 Persen

"Kami mendukung untuk normalisasi sungai, tapi coba diubah komunikasinya jangan seperti orde lama. Beberapa kali musyawarah tapi tidak ada win-win solusi. Terus buat apa untuk musyawarah jika tidak jelas," tegas salah satu warga yang keberatan menyebutkan namanya.

"Kita juga diundang beberapa kali di DPRD oleh Komisi B. Kita minta untuk ditunda dengan pertimbangan masih masa pendemi Covid dan tingkat ekonomi masyarakat masih kritis. Kita minita lokasi yang jelas. Beri tenggat waktu bagi kami paling tidak akhir tahun. Tapi pihak kecamatan ngotot untuk membongkar," terang warga Tandes Kidul tersebut.

Dari pantauan, 36 stand dan bangunan itu sebagian juga ditempati penghuninya dan sebagian stand berupa toko klontong, mebel, warung kopi, makanan dan minuman (mamin) serta bengkel las. Pembongkaran itu sendiri sudah melalui proses yang panjang dan dialog, namun tidak pernah ada kata mufakat. Pembongkaran seharusnya dilakukan sehabis idul fitri namun diundur dan bisa teralisasi diawal Juni ini. (naf/ns)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...