Field Evaluation di Kantor Bupati Sumenep, Rabu (2/6/2021). (foto: ist)
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melaksanakan fasilitasi tinjauan lapangan implementasi smart city (field evaluation) secara daring tahun 2021.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Ir. Edy Rasiyadi, pemerintah daerah untuk menuju ke arah kota cerdas atau smart city telah melakukan berbagai kegiatan yang dimulai pada tahun 2019.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Berdasarkan realisasi program kegiatan dengan enam pilar, yaitu smart governance, smart society, smart living, smart economy, smart environment, dan smart branding, dari 30 kegiatan terealisasi 23 kegiatan dengan rata-rata target terpenuhi 77 persen.
"Pada tahun 2020, dari 38 kegiatan terealisasi 32 kegiatan dengan rata-rata target terpenuhi sebanyak 84 persen,” jelasnya saat membuka Field Evaluation di Kantor Bupati Sumenep, Rabu (2/6/2021).
Seluruh pimpinan OPD bekerja sama secara tim untuk memenuhi dan mencapai target sesuai ketetapannya, agar pemerintah daerah bisa mewujudkan Kabupaten Sumenep sebagai kota smart city.
"Melalui smart city di antara OPD terjadi sinkronisasi dan sinergi perencanaan, sehingga lebih cepat mendorong proses pengembangan smart city yang efisien dan efektif di Kabupaten Sumenep," harapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




