Kamis, 29 Juli 2021 15:22

Kembali Terjadi Pergolakan, Pipanisasi Perumda Giri Tirta di Desa Sembayat Dihentikan Sementara

Senin, 31 Mei 2021 19:12 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kembali Terjadi Pergolakan, Pipanisasi Perumda Giri Tirta di Desa Sembayat Dihentikan Sementara
Suasana mediasi dan sosialisasi di Balai Desa Sembayat. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Proyek pipanisasi Perumda Giri Tirta yang melintasi Desa Sembayat, Kecamatan Manyar guna menyambungkan pipa hingga Bendung Gerak Sembayat (BGS) di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, dihentikan sementara, Senin (31/5/2021).

Keputusan ini dilakukan setelah sejumlah warga dan tokoh masyarakat diundang untuk mediasi dan sosialisasi di Balai Desa Sembayat usai kembali adanya pergolakan dari warga setempat.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari PT Gemilang Karunia Tama (GKT) selaku pelaksana proyek pipanisasi, Kepala Desa Sembayat Amin, BPD, dan sejumlah ketua RT tersebut, tercetus 6 poin tuntutan.

Enam tuntutan warga tersebut, antara lain adanya uang tali asih sebesar Rp3 juta untuk setiap rumah yang dilintasi jalur pipa, ganti rugi sumur warga sebesar Rp1 juta, adanya CSR dari pihak pelaksana proyek berupa bak sampah, dan penunjang fasilitas umum di RT 8 dan RT 12.

BACA JUGA : 

Gandeng Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min, KWG Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Covid-19

Jelang Masuki Masa Pensiun, Kadinsos Gresik Maksimalkan Penuntasan Tugas Pelayanan Masyarakat

Percepat Herd Immunity, Bupati Gus Yani Latih 140 Nakes Hingga Siapkan Tempat Wisata untuk Vaksinasi

IKAPTK Gresik Bantu 3 Ton Beras Untuk Warga Terdampak PPKM Covid-19

Selain itu, adanya perjanjian secara tertulis di atas materai terkait ganti rugi apabila ada kerusakan bangunan dengan jaminan selama 1 tahun. Bekas galian pipa juga harus dikembalikan seperti semula, minimal diuruk dengan limestone.

Kepala Desa Sembayat, Amin mengatakan, tuntutan warga tersebut belum disetujui, karena PT GKT harus menyampaikan permasalahan ini terlebih dahulu. Sesuai kesepakatan, maka proyek pipanisasi dihentikan untuk sementara waktu sampai ada solusi.

"Sesuai apa yang disampaikan oleh perwakilan pelaksana proyek, bahwa jawaban atas tuntutan warga dalam mediasi ini akan disampaikan paling lambat 2 hari. Karena harus dilaporkan ke atasannya dahulu," ucap Amin.

Ali Muktar, selaku perwakilan warga, membenarkan dalam mediasi kali ini ada 6 tuntutan warga terhadap pelaksana proyek pipanisasi milik Perumda Giri Tirta Gresik. Hanya saja, tuntutan tersebut belum disepakati.

"Proyek pipanisasi harus dihentikan sementara, sebelum ada kesepakatan antara pihak warga dan pelaksana proyek," kata pria yang akrab disapa Cak Tar tersebut.

Sementara itu, Sunarno alias Nano, Humas PT Gemilang Karunia Tama mengatakan, pihaknya akan mematuhi permintaan warga terkait penghentian sementara proyek pipanisasi di Desa Sembayat.

"Hasil mediasi berupa enam tuntutan warga ini akan kami sampaikan dahulu kepada pihak atasan kami. Tadi kami menyampaikan minta waktu selambat-lambatnya dua hari untuk mendapatkan jawaban," kata Nano. (hud/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...