Sabtu, 19 Juni 2021 19:54

Dinas Pertanian Kediri Turunkan Tim Cek Tanaman Padi yang Terserang Penyakit Potong Leher

Minggu, 16 Mei 2021 13:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Dinas Pertanian Kediri Turunkan Tim Cek Tanaman Padi yang Terserang Penyakit Potong Leher
Dari kiri, Joko Supriadi (POPT Kecamatan Tarokan), Agus Suprapto (petani), Nurul Huda (Koordinator PPL Kecamatan Tarokan), dan Riono Yekti Wibowo (Koordinator POPT Kabupaten Kediri). foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dinas Pertanian Kabupaten Kediri langsung merespons keluhan petani yang tanaman padi-nya terserang penyakit potong leher di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Tim yang turun ke lapangan terdiri dari PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) dan POPT (Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman) Kecamatan Tarokan, serta POPT Kabupaten Kediri

Nurul Huda, Koordinator PPL Kecamatan Tarokan, membenarkan pihaknya telah melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya, memang benar ada tanaman padi di lahan milik Agus Suprapto yang terserang neck blast atau penyakit potong leher.

"Tapi yang terserang penyakit potong leher baru sekitar 0,35 hektare dari keseluruhan hamparan seluas 10 hektare," kata Nurul Huda, Minggu (16/5).

BACA JUGA : 

Pastikan Bebas Pestisida, DKPP Kabupaten Kediri Lakukan Rapid Test Produk Pangan Segar

Musim Kemarau, Petani Hidroponik di Kota Kediri Waspada Hama Penggorok dan Kutu Daun

Masalah Petani di Musim Kemarau: Irigasi dan Belalang, Ini Langkah Pemkot Kediri

Pemkab Kediri Jalin Kerja Sama dengan UGM Kembangkan Sektor Pertanian

Karena itu, pihaknya berupaya agar serangan neck blast itu tidak meluas ke lahan lain. Salah satunya, dengan melakukan gerakan pengendalian (gerdal) secepatnya.

Berdasarkan hasil pengamatan bersama POPT, lanjut Nurul Huda, bahwa yang menyerang tanaman padi di lahan milik Agus Suprapto lebih banyak mengarah ke penyakit kresek yang disebabkan bakteri Xanthomonas.

"Penyakit kresek pada tanaman padi disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae, di mana serangan oleh bakteri ini dapat mengakibatkan kerusakan tanaman dan juga dapat menurunkan hasil produksi tanaman padi," terangnya didampingi POPT Kecamatan Tarokan Joko Supriadi dan Koordinator POPT Kabupaten Kediri Riono Yekti Wibowo.

Ditambahkan Nurul Huda, tanaman padi bisa terserang neck blast disebabkan kelembapan yang tinggi, jarak tanam yang terlalu rapat, penggunaan pupuk berunsur N yang terlalu tinggi sehingga bisa memicu pertumbuhan jamur, dan kurang diperhatikannya pembersihan gulma.

"Cara pengendaliannya, adalah dengan cara pencegahan sedari awal, antara lain dengan penggunaan varietas tahan penyakit, jarak tanam tidak terlalu rapat, lebih baik menggunakan sistem jajar legowo, kurangi penggunaan pupuk dengan unsur N (urea)," pungkas Nurul Huda. (uji/rev)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...