Senin, 10 Mei 2021 15:23

Hingga Bulan Mei, PAD di BPPKAD Gresik Baru Tercapai 24 Persen

Rabu, 05 Mei 2021 16:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Hingga Bulan Mei, PAD di BPPKAD Gresik Baru Tercapai 24 Persen
Kantor BPPKAD Gresik di Jalan Dr. Wahidin SH. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gresik sebagai penopang belanja pembangunan pada APBD 2021 dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (APBD) tahun 2021, ditarget sebesar Rp724 miliar. Dari target sebesar itu, hingga bulan Mei tahun ini baru terealisasi sebesar Rp179,8 miliar atau 24,84 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pajak Daerah Lain pada BPPKAD Kabupaten Gresik Farida Haznah Ma'ruf.

"Dari target PAD yang dibebankan BPPKAD tahun 2021 sebesar Rp724 miliar, hingga bulan Mei ini sudah terealisasi sebesar Rp179,8 miliar atau 24,84 persen," ujar Farida Haznah Ma'ruf kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (5/5/2021).

Menurut Farida, target PAD sebesar Rp724 miliar tersebut bersumber dari sejumlah sektor pendapatan yang menjadi wewenang BPPKAD. Yakni sektor pajak perhotelan dari target Rp6 miliar hingga bulan Mei masuk Rp2,4 miliar atau 41 persen. Pajak restoran dari target Rp27,5 miliar masuk Rp6,1 miliar atau 22,2 persen. Pajak hiburan dari target Rp3,01 miliar masuk Rp3 miliar atau 90,3 persen.

BACA JUGA : 

Bupati Gresik Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan Sesuai Zonasi PPKM Mikro

DPRD Gresik Terima Ranwal RPJMD 2021-2026, Tapi dengan Sejumlah Catatan

Isi Kekosongan Jabatan, Nuri Mardiana Ditunjuk jadi Plt Kepala BPPKAD Gresik

Wabup Bu Min Lepas Ekspor Sarung Tenun Wedani Cerme ke Timur Tengah

Kemudian, PPJ (Pajak Penerangan Jalan) dari target Rp225 miliar masuk 69,7 miliar atau 31,0 persen. Pajak reklame dari target Rp4,5 miliar masuk Rp1,3 miliar atau 30,02 persen. PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dari target Rp130 miliar terealisasi Rp20,093 miliar atau 15,56 persen.

Selanjutnya, BPHTB (Bea Perolehan atas Tanah dan Bangunan) dari target Rp315 miliar realisasi hingga Mei Rp77,945 miliar atau 24,74 persen. Pajak air bawah tanah dari target Rp1 miliar terealisasi Rp388 juta atau 38,86 persen.

Farida tetap opitimis target PAD bisa tercapai, meski kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan melemahnya perekonomian. "Insya Allah bisa terpenuhi," pungkasnya.

Sekadar informasi, APBD tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp3,2 triliun, atau tepatnya Rp3.238.874.135.807. Untuk menopang sumber pembiayaan pembangunan sebesar itu salah satu sumbernya adalah PAD. (hud/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...