Selasa, 15 Juni 2021 04:40

BKKBN Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana di Pacet Mojokerto

Minggu, 02 Mei 2021 17:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
BKKBN Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana di Pacet Mojokerto
H Anas Thahir, Anggota DPR RI Komisi IX bersama perwakilan BKKBN RI dalam Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Pacet Mojokerto.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - BKKBN RI menggelar "Sosialisasi Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja" di Gedung Pondok Pesantren Salafiyah Nidzomiyah Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (2/5/2021).

Kegiatan itu dihadiri langsung Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI dr. Erni Gustina, Anggota DPR RI Komisi IX H Anas Thahir sebagai Mitra Kerja BKKBN RI, Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Drs. Joedha Hadi, serta tokoh masyarakat setempat.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, sebanyak 100 peserta yang terdiri dari para ibu muda yang tinggal di wilayah Kecamatan Pacet dan sekitarnya, menerima pencerahan maupun sosialisasi dari para narasumber dalam rangka menyukseskan Program Bangga Kencana BKKBN RI.

H Anas Thahir sebagai Mitra Kerja BKKBN RI, menyampaikan bahwa pihaknya sengaja menggelar kegiatan sosialisai di wilayah yang jauh dari keramaian kota atau desa-desa terpencil. Tujuannya agar program ini tepat sasaran maupun sesuai prioritas utama. Sebab, para ibu yang tinggal di desa-desa sangat minim pengetahuan mengenai keluarga yang sehat, bahagia, dan berencana.

BACA JUGA : 

Sampaikan Pesan Ulama Madura, Syafiuddin Minta Kemen-PUPR Tak Kurangi Jatah Bantuan untuk Ponpes

Serapan APBN Belum Capai Target, Syafiuddin Minta Program Padat Karya Diakomodir di Madura

Berkat Usulan Anggota DPR RI Ratna Juwita, Ratusan PJU TS Terpasang di Tuban

Sosialisasi 4 Pilar, Syafiuddin Minta Masyarakat Terapkan Nilai Kebangsaan dalam Aspek Kehidupan

Selama ini, kata Anas, BKKBN bersama mitra kerja selalu berupaya melaksanakan pendekatan kepada masyarakat untuk memastikan mereka mendapatkan pengetahuan dan pelayanan KB.

(H. Anas Thahir didampingi Kaper BKBKN Jatim Teguh Santoso, menyerahkan secara simbolis kompor gas kepada salah satu peserta)

Menurut Anas, BKKBN masih mempunyai pekerjaan besar. Pertama, BKKBN harus dapat menekan angka stunting. Targetnya, angka stunting bisa turun menjadi 14 persen dalam satu tahun ke depan, dari angka saat ini 27,67 persen.

"Untuk itu, BKKBN harus berjuang keras dan ditantang mampu untuk meghimpun kekuatan masyarakat untuk bisa bekerja sama dan saling bersinergi. Tanpa itu, BKKBN tidak bisa bekerja sendirian," jelasnya.

Tantangan kedua, lanjut Anas, angka perceraian yang tinggi. Di Kementerian Agama tahun lalu tercatat masih ada sekitar 399 ribu pengantin muda yang minta cerai. Kemudian dalam 1 tahun terakhir naik menjadi 444 ribu. "Itu artinya sudah seperempat dari jumlah orang nikah," lanjutnya.

Tantangan ketiga, BKKBN juga harus menekan angka pernikahan usia dini, karena dapat mengakibatkan banyaknya perceraian serta akan mengakibatkan banyaknya stunting dan munculnya dengan mengakibatkan keluarga kurang berkualitas.

"Sehingga, tidak boleh tidak BKKBN harus mampu menekan angka pernikahan dini. Untuk itu, kedatangan saya ke sini, bersama BKKBN melaksnakan sosialisasi program Bangga Kencana bersama secara merata di seluruh Indonesia," jelas Abah Anas, sapaan akrabnya.

Sedangkan dr. Erni Gustina mengatakan, Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) adalah program yang bertujuan menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan. "Di mana program ini mengarahkan bagaimana keluarga mempunyai rencana berkeluarga, mempunyai anak, mempunyai pendidikan sehingga terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas," tutur Erni.

Selain memberikan sosialisasi kepada peserta, BKKBN bersama Mitra Kerja juga memberikan sejumlah hadiah hiburan berupa kompor gas, rice cooker, dan setrika kepada perwakilan peserta yang hadir. (ris/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...