Rabu, 23 Juni 2021 15:31

Struktur Bata Kuno Kembali Ditemukan di Kota Blitar

Kamis, 29 April 2021 11:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Struktur Bata Kuno Kembali Ditemukan di Kota Blitar
Seorang petani menunjukkan batu bata kuno yang ditemukan saat menggarap sawah.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Struktur bata kuno kembali ditemukan di Kota Blitar. Kali ini struktur bata yang diduga bagian dari bangunan masa lampau itu ditemukan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Struktur bata ini pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang sedang menggarap sawah usai hujan deras mengguyur Kota Blitar. Awalnya yang ditemukan hanya sebuah bata berukuran besar yang modelnya tidak seperti bentuk bata di zaman modern. Penasaran, petani tersebut akhirnya mencoba mencari lagi bata di sekitar temuan pertama.

Ternyata di bagian bawah masih banyak tumpukan batu bata mirip dengan struktur candi. Setelah itu mereka melaporkan temuan ini ke Kelurahan dan dilanjutkan ke kecamatan.

"Pertama kali ditemukan petani yang sedang menggarap sawah. Setelah ditelusuri, ternyata tumpukan yang diduga situs ini banyak dan memanjang," ujar Camat Sananwetan Heru E Purnomo.

BACA JUGA : 

Selama Pandemi, 115 Anak di Kabupaten Blitar Terpapar Covid-19

Pesepeda Asal Blitar Meninggal Saat Makan Nasi Pecel di Wates Kediri

Cegah Lonjakan Covid-19, Pemkot Blitar Perketat Pengawasan di Lokasi Wisata

Balap Liar di Sekitar Bendungan Jegu, Ratusan Pemuda Diamankan Polisi

Heru menambahkan, setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) langsung mengecek lokasi temuan bangunan struktur bata yang terpendam di areal persawahan warga.

Setelah pengecekan itu, pihaknya kemudian menghubungi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jawa Timur. Rencananya, BPCB baru akan melakukan pengecekan di lokasi setelah Lebaran. Sekaligus melanjutkan ekskavasi di Candi Gedog.

"Kami sudah koordinasi dengan BPCB Trowulan. Nantinya akan dicek, jika bekas bangunan itu benar situs atau bekas bangunan candi, maka akan dilakukan ekskavasi," pungkasnya.

Sebelumnya, penemuan struktur candi juga ditemukan di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan September 2019 lalu. Saat itu warga menemukan sebuah arca kepala kala di lahan jagung.

BPCB memperkirakan lokasi itu dulunya merupakan kompleks bangunan percandian di era Majapahit. Penemuan ini selanjutnya ditindaklanjuti dengan ekskavasi awal oleh tim BPCB pada Oktober 2019. (ina/rev)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Rabu, 23 Juni 2021 06:20 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perang Diponegero melawan penjajah Belanda menimbulkan korban luar biasa. Ribuan penjajah Belanda tewas. Begitu juga para pejuang Indonesia. Bahkan Belanda sempat kewalahan.Perang Diponegoro pecah karena penjajah Beland...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...