Sabtu, 19 Juni 2021 20:16

Datangi BPN Trenggalek, 48 Warga Terdampak Pembangunan Dam Bagong Minta Ganti Rugi Segera Dibayar

Senin, 26 April 2021 19:53 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Datangi BPN Trenggalek, 48 Warga Terdampak Pembangunan Dam Bagong Minta Ganti Rugi Segera Dibayar
Kantor BPN Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 48 warga Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek mendatangi Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) Trenggalek, Senin (26/4/2021) pagi.

Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor BPN Trenggalek Moh. Nurwatoni mengatakan, kedatangan 48 warga Desa Sumurup tersebut untuk meminta pencairan ganti rugi lahan mereka yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong.

"Dan hari ini juga menyatakan 48 bidang supaya segera ditindaklanjuti pembayarannya," kata Nurwatoni di ruang kerjanya.

Dikatakan oleh Nurwatoni, kedatangan 48 warga Desa Sumurup ke kantor BPN atas kemauan mereka sendiri. Saat berada di kantor BPN, mereka semua meminta agar uang ganti rugi lahan segera dibayarkan.

BACA JUGA : 

Tanpa Agunan, 228 Petani Porang di Trenggalek Terima Modal Rp 5,7 Miliar dari BNI

Teken MoU, Pemkab dan Kejari Trenggalek Jalin Kerja Sama di Bidang Hukum Perdata dan TUN

Sukseskan Program Jatim Bebas Pasung, Pemkab Trenggalek Bebaskan 12 ODGJ dari Pasungan

MoU dengan 7 Perusahaan, FBKK Wilayah Kerja 3 Jamin Siswa Lulusan SMK Bisa Langsung Kerja

Menurut Nurwatoni, 48 orang warga Desa Sumurup terdampak pembangunan Dam Bagong itu telah menyatakan sepakat dengan nilai ganti rugi sesuai putusan MA (Mahkamah Agung). Meski demikian, masih ada 9 orang warga yang belum menyatakan sikap.

"Hari ini sebenarnya (9 orang itu) kami tunggu, kalau mereka memang belum menyampaikan akan kami tindak lanjuti untuk koordinasi," kata Nurwatoni.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan ada 1.400 bidang lahan yang terdampak pembangunan Dam Bagong di Desa Sumurup. Sedangkan proses ganti rugi lahan terdampak dilakukam dalam beberapa tahap. Untuk saat ini saja telah dilaksanakan dua tahap, yakni tahap pertama sejumlah 57 bidang dan tahap kedua 140 bidang.

Ditanya besaran nilai ganti rugi pembebasan lahan, Nurwatoni enggan memberikan komentar. Karena menurutnya hal itu menjadi kewenangan tim penilai. "Jadi kami tidak bisa menyampaikan, karena mereka (tim penilai) menilai berdasarkan ketentuan yang ada," kata Nurwatoni.

Disampaikan oleh Nurwatoni bahwa proses pencairan uang ganti rugi lahan yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong membutuhkan waktu 14 hari sejak diajukan. "Jadi nanti setelah kami ajukan sejumlah orang yang menyatakan setuju untuk dibayar, kemungkinan paling lama tidak sampai satu bulan sudah ada pencairan," jelasnya. (man/zar)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...