Rabu, 12 Mei 2021 02:11

​PSHT dan Pagar Nusa Jember Sepakat Serahkan Persoalan Anggota ke Pihak Berwajib

Selasa, 20 April 2021 16:17 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
​PSHT dan Pagar Nusa Jember Sepakat Serahkan Persoalan Anggota ke Pihak Berwajib
PSHT dan Pagar Nusa (PN) jember sepakat menyerahkan sepenuhnya persoalan bentrokan anggotanya ke pihak yang berwajib.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pasca insiden bentrok antara dua perguruan pencak silat di Bangsalsari, Kabupaten Jember, antara Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Pagar Nusa (PN) pada Sabtu (17/4/2021) malam lalu, keduanya sepakat menyerahkan sepenuhnya persoalan itu ke pihak yang berwajib.

Jono Wasinudin, Ketua PSHT Cabang Jember menyampaikan jika pihaknya menyerahkan sepenuhnya penganan kasus tersebut kepada kepolisian.

“Saya percaya polisi akan lebih selektif dan teliti siapa yang akan diambil untuk diperiksa, siapa yang tidak," kata Jono melalui sambungan telepon, Selasa (20/04/2021).

"Atas nama warga PSHT, kami menyampaikan kepada masyarakat Jember, bahwa PSHT tidak mendidik untuk hal yang tidak baik. Didikan PSHT adalah persaudaraan dan pada saat di posisi salah, PSHT siap menerima dengan legowo," katanya.

BACA JUGA : 

Terkait Kasus Pengeroyokan Anggotanya, Ketua Pagar Nusa Jember akan Kirim Surat ke PBNU dan Presiden

PSH Winongo dan PSH Terate di Blitar Saling Lempar Batu Hanya Karena Banner Ucapan Lebaran

Jaga Kondusivitas, Polres Madiun Kota Gelar Silaturahmi dengan Forkopimda dan Paguyuban Pencak Silat

Arogan di Jalan, Ratusan Anggota Pencak Silat di Tuban Keroyok Perguruan Lain, 3 Orang Luka

“Meski kita pendekar pencak silat tapi kita menjalankan nilai-nilai budaya bangsa, juga menjunjung tinggi akhlak yang baik. Minimal keagamaan harus memahami,” pungkas Jono.

Di sisi lain, Ketua Pagar Nusa Cabang Jember Fathor Rozi menyampaikan, aksi geruduk ribuan anggota Pagar Nusa di kediaman pengurus PSHT Bangsalsari pada Minggu (18/4/21) malam lalu, merupakan bentuk kekecewaan dari teman-teman Pagar Nusa.

"Karena selama ini ya mungkin penegakan hukum dari pihak aparat penegak hukum kurang, mungkin dianggap setengah-setengah. Akhirnya mereka melampiaskan rasa kegelisahanya dengan cara berkumpul seperti itu," kata Fathor.

Karena itu, ia meminta pihak kepolisian benar-benat menegakkan hukum sesuai dengan fakta yang ada agar tidak menimbulkan persoalan lain sehingga ada efek jera.

“Kepada siapa pun tanpa tebang pilih, termasuk kepada warga Pagar Nusa sendiri, kalau memang salah ya kita pasrah pada ketetapan hukum," pungkasnya. (yud/eko/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...