Kamis, 13 Mei 2021 13:47

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

Minggu, 18 April 2021 21:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur
Dr. Kuswanto, Anggota Fraksi Partai Demokrat Jatim. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kinerja Pemprov Jatim dinilai sangat baik dalam menjaga iklim investasi di Jawa Timur. Pemprov bisa menjaga kondusivitas ekonomi, sosial, politik, dan keamanan yang menjadi syarat mutlak masuknya Investor di suatu daerah. Pernyataan itu disampaikan anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Kuswanto.

Pada tahun 2020, investasi penanaman modal asing (PMA) yang masuk sebesar Rp 22,6 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 55,7 triliun. Total investasi mencapai Rp 78,3 triliun, dan ini menempatkan Provinsi Jawa Timur peringkat ketiga dengan pertumbuhan tertinggi 33,8 persen dibanding tahun 2019. Sedangkan pertumbuhan investasi secara nasional hanya 2,1 persen.

"Investasi PMDN yang masuk ke Jawa Timur tertinggi. Yaitu sebesar Rp 55,7 triliun. Diikuti Jawa Barat Rp 51,4 triliun, dan DKI Jakarta Rp 43 triliun," kata Kuswanto, Minggu (18/4/2021).

Untuk mengetahui negara asal para investor secara berturut-turut, adalah Singapura Rp 9,8 triliun (43,2 persen), Jepang Rp 4,6 triliun (20,4 persen), Korea Selatan Rp 2,2 triliun (2,2 persen), RRT, Hongkong Rp 1,7 triliun (7,5 persen) dan Amerika Serikat Rp 1,1 triliun (5 persen) serta negara-negara lain Rp 3,3 triliun.

BACA JUGA : 

Anggota DPRD Jatim Desak Dispendik Segera Perbaiki SDN Prambangan Pasca Diterjang Puting Beliung

Tingkatkan Kualifikasi Akademik Guru Diniyah, Pemprov Jatim Berikan 510 Beasiswa Senilai Rp15 M

Pemprov Jatim Beri Santunan 2.137 Keluarga Korban Meninggal Akibat Covid-19

Beri Perhatian Wong Cilik, Gubernur Khofifah Berbagi 200 Paket Sembako

"Pencapaian yang tinggi ini tentunya karena kemampuan meyakinkan dan memberikan jaminan yang dilakukan oleh Gubernur, Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Bapak Emil Elistianto Dardak, sehingga investasi deras mengalir di Jawa Timur," ujarnya.

Dari data perkembangan investasi di Jawa Timur, lanjut dia, memang belum bisa menekan jumlah pengangguran. Hal ini karena adanya krisis ekonomi secara global dan hadirnya pandemi Covid-19, sehingga terbukanya kesempatan kerja dari para investor atau pengusaha baru diikuti munculnya pengangguran baru di Jatim.

Sektor lapangan usaha yang mengalami kontraksi adalah industri pengolahan 2,06 persen, perdagangan sebesar 5,74 persen, konstruksi sebesar 3,28 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 11,16 persen.

"Dapat dibayangkan kalau situasi begini tidak diikuti dengan tingginya investasi di Jawa Timur, dapat dipastikan kemiskinan dan pengangguran akan jauh lebih meningkat," imbuh politisi yang juga Ketua Komisi D DPRD Jatim ini.

Kuswanto yang juga anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan pertanggung-jawaban Gubernur Jawa Timur (LKPJ) Akhir Tahun 2020 ini mengungkapkan, terkait Investasi sangat berharap kepada Gubernur dan Wakil Gubernur agar PMA yang masuk harus menyejahterakan masyarakat lokal.

"Pemanfaatan SDM harus mengutamakan WNI dari daerah sekitar lokasi kegiatan usaha sebagai amanat Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penanaman Modal," pungkas Kuswanto. (mdr/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...