Jumat, 07 Mei 2021 22:20

456 Jabatan Eselon IV di Pemkab Gresik Dihilangkan

Selasa, 13 April 2021 14:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
456 Jabatan Eselon IV di Pemkab Gresik Dihilangkan
Wabup Bu Min (kiri) bersama Pj. Sekda Abimanyu (kanan) saat pengarahan penghapusan ratusan eselon IV. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik akan menghilangkan jabatan eselon IV dalam rangka penataan kelembagaan dan reformasi birokasi. Langkah ini sebagai tindaklanjut arahan Presiden RI Joko Widodo terkait reformasi struktural, penyederhanaan eselonisasi birokrasi menjadi hanya 2 level. Selanjutnya, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi.

Atas arahan Presiden itu, di lingkup Pemkab Gresik akan ada 456 jabatan eselon IV yang hilang dan dialihkan ke jabatan fungsional. Sehingga, tinggal 246 jabatan eselon IV yang tetap dipertahankan. Sementara untuk jabatan struktural eselon III hanya ada 142 jabatan yang dipertahankan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) saat membuka rapat koordinasi penyederhanaan birokrasi di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (13/4/2021).

"Dalam tiga bulan ini Pemkab Gresik harus menyiapkan segala sesuatunya untuk menindaklanjuti arahan Presiden. Hal ini penting agar saat dimulainya penataan birokrasi dengan penyederhanaan jabatan tidak terlalu berdampak terhadap jalannya pemerintahan maupun terhadap ASN yang bersangkutan," ucapnya.

BACA JUGA : 

DPRD Gresik Terima Ranwal RPJMD 2021-2026, Tapi dengan Sejumlah Catatan

Isi Kekosongan Jabatan, Nuri Mardiana Ditunjuk jadi Plt Kepala BPPKAD Gresik

Hingga Bulan Mei, PAD di BPPKAD Gresik Baru Tercapai 24 Persen

Wabup Bu Min Lepas Ekspor Sarung Tenun Wedani Cerme ke Timur Tengah

Dia berharap, seluruh peserta mengikuti rakor ini sampai tuntas, selanjutnya menyampaikan kepada yang lain atau anak buahnya.

Sementara Pj. Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, reformasi birokrasi sudah harus dilaksanakan pada tahun 2021. Sebab, pelaksanaan pelantikan rencananya dilakukan pada pertengahan Juni 2021.

"Reformasi birokrasi ini hanya merupakan perubahan nomenklatur. Eselon III berubah menjadi koordinator, sedangkan eselon IV menjadi sub koordinator. Tentunya dengan menjadi pejabat fungsional, batas usia pensiun menjadi 60 tahun seperti pegawai fungsional lain selama ini," ungkapnya.

Ada 8 area perubahan pada reformasi birokrasi, yaitu pola pikir atau budaya kerja, penguatan kelembagaan (organisasi), penguatan regulasi perundang-undangan, penataan SDM aparatur, penataan ketatalaksanaan, akuntabilitas, pengawasan, dan pelayanan publik. (hud/rev)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...