Rabu, 04 Agustus 2021 07:20

Pemkab-DPRD Gresik Berencana Anggarkan Rp 150 M per Tahun untuk Penanganan Kali Lamong

Jumat, 09 April 2021 15:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Pemkab-DPRD Gresik Berencana Anggarkan Rp 150 M per Tahun untuk Penanganan Kali Lamong
Kondisi banjir luapan Kali Lamong yang merendam salah satu desa. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Masyarakat di Gresik Selatan menaruh harapan besar kepada  Pemkab dan DPRD Gresik agar cepat menuntaskan Kali Lamong supaya tak kembali meluap. Mereka sangat berharap program normalisasi Kali Lamong bisa dimulai pada tahun 2021 ini.

"Kapan lur (saudara) (normalisasi) Kali Lamong mulai dikerjakan," kata Subari, warga Desa Boteng Kecamatan Menganti kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (9/4/2021).

Subari sangat berharap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bisa membuktikan janjinya dalam menangani banjir Kali Lamong. Sebab, pria yang berprofesi sebagai petani ini mengaku selalu terdampak saat Kali Lamong meluap. Areal persawahan miliknya selalu terendam. Dampaknya, gagal panen.

"Mudah-mudahan tahun depan areal sawah saya tak kebanjiran lagi, termasuk desa-desa di Kecamatan Menganti dan sekitarnya," katanya.

BACA JUGA : 

Bupati Gus Yani Gandeng KPU untuk Percepat Pendataan Vaksinasi

Didampingi Kadisparbud, Bupati Gus Yani Serahkan Bantuan kepada 6 Ribu Pekerja Seni

Waktu Mepet, Dispendik Gresik Kebut Rehab Sekolah Senilai Rp 20 Miliar dari DAK

Efek Pandemi, Serapan Kegiatan dan Anggaran di Pemkab Gresik Masih di Bawah 50 Persen

Sementara Ketua Komisi III DPRD Gresik, Asroin Widiyana mengungkapkan, bahwa dewan dan pemkab sudah melakukan pembicaraan awal untuk penanganan Kali Lamong.

"Sudah ada pembicaraan antara DPRD dan eksekutif ke arah sana. Ada anggaran Rp 150 miliar setiap tahun pembahasan APBD Gresik," terang Anggota Fraksi Golkar ini. Kata dia, plotting anggaran itu juga akan dirumuskan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Asroin, yang juga aggota badan anggaran (Banggar) DPRD ini lebih jauh menjelaskan, bahwa anggaran Rp 150 miliar tersebut akan digunakan untuk pengadaan (pembebasan) lahan untuk normalisasi Kali Lamong.

Sehingga, dalam kurun waktu 3 tahun Pemerintahan Gresik Baru di bawah kepemimpinan Bupati dan Wabup Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) - Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) ada alokasi anggaran dari APBD Gresik tahun 2021-2024 sekitar 450 miliar untuk penanganan Kali Lamong.

"Tentunya anggaran itu belum cukup, kerena pembebasan lahan untuk Kali Lamong direncanakan mencapai Rp 800 miliar," pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Gus Yani sendiri dalam sejumlah kesempatan menyatakan bahwa penanganan Kali Lamong akan dimulai bulan April tahun 2021. "Bulan April kita mulai dengan pembebasan lahan," katanya.

Sementara untuk penanggulan Kali Lamong akan dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian PUPR. "Untuk tahun ini direncanakan ada anggaran sekira Rp 100 miliar untuk penanggulan Kali Lamong," terangnya.

Ditambahkan Gus Yani, pada APBD 2021 juga telah dialokasikan angggaran Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan. Rinciannya, Rp 30 miliar untuk Kali Lamong, Rp 10 miliar untuk Waduk Sukodono Kecamatan Ujungpangkah, dan Rp 10 miliar untuk pengurusan sertifikat, dan kebutuhan pendukung lain. (hud/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...