Dia menjelaskan, nantinya ada beberapa tokoh ludruk juga ikut terlibat dalam pembuatan film itu. Seperti misalnya Cak Kartolo dan Ning Kastini. Tidak hanya itu, rencananya tempat bersejarah pun juga menjadi sasaran tim film "Lara Ati" sebagai lokasi syuting. "Mulai dari Makam Peneleh, tempat kelahiran Bung Karno, beberapa taman, Sunan Ampel, semua potensi ditampilkan di situ," jelasnya.
Bahkan, Cak Ji memastikan siap mendukung penuh para pemuda yang penuh semangat, kreatif, energik seperti sang Sutradara Bayu Skak. Dia berharap, dari film ini semakin banyak memunculkan ide-ide kreatif anak-anak muda untuk terus berkreasi dan berkarya.
"Saya salut lho, Mas Bayu ini muda dan patut menjadi contoh semangat dan ide kreatifnya. Dari sini saya mengerti ternyata tidak mudah menjadi seorang sutradara dan pemain film," ungkapnya.
Sementara itu, Sutradara dan Aktor Bayu Skak mengatakan, sebenarnya ada dua adegan Armuji berakting dalam film komedi itu. Tetapi sembari menyesuaikan kegiatan wakil wali kota, makanya dia menyepakati Cak Ji main dalam satu adegan.
"Adegan yang diperankan beliau ini sangat ekspresif ya. Karena menjadi seorang guru yang sedang menegur muridnya. Jadi keren gitu lho dan yang pasti tiap tiga hari kita swab PCR. Jadi sesuai dengan protokol kesehatan," ungkap Bayu.
Bayu pun memastikan, adegan Cak Ji sebagai guru itu memang dilakukan secara berulang kali. Bahkan, sebelum syuting, Armuji bersama para pemain mempersiapkan diri dengan berlatih. Hal itu menjadi penting dilakukan agar hasilnya semakin maksimal dan dapat dinikmati para penonton. "Jadi kami pastikan supaya lebih maksimal. Alhamdulillah lancar dan sangat menyenangkan," pungkasnya. (ian/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




