Rabu, 12 Mei 2021 02:48

Koalisi Wartawan Sidoarjo Tuntut Kekerasan Terhadap Wartawan Tempo Diusut Tuntas

Senin, 29 Maret 2021 22:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Koalisi Wartawan Sidoarjo Tuntut Kekerasan Terhadap Wartawan Tempo Diusut Tuntas
TEATRIKAL: Aksi wartawan Sidoarjo sikapi kasus kekerasan terhadap wartawan Tempo, di Alun-alun Sidoarjo, Senin (29/3/2021). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Koalisi Wartawan Sidoarjo mendesak kasus penganiayaan terhadap wartawan Tempo, Nurhadi, diusut tuntas. Desakan itu disampaikan dengan menggelar aksi damai di depan Monumen Jayandaru, Alun-alun Sidoarjo, Senin (29/3/2021).

Puluhan wartawan yang menggelar aksi merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo dan Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas), serta sejumlah wartawan lainnya yang bertugas di Kabupaten Sidoarjo.

Saat beraksi, sejumlah wartawan bergantian melakukan orasi. Mereka mengutuk dan menyesalkan kejadian kekerasan yang menimpa Nurhadi, saat menjalankan tugas jurnalistik di Surabaya, Sabtu (27/3/2021) malam.

Para wartawan yang bertugas di Sidoarjo ini juga menggelar teatrikal singkat menggambarkan peristiwa pengeroyokan oknum aparat terhadap Nurhadi.

BACA JUGA : 

Didukung Tjiwi Kimia, Forwas Sidoarjo Berikan Bantuan Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu

Jelang Lebaran, PWI Sidoarjo Bagi-bagi Sembako ke Sopir Angkot

Datangi Polres, PWI Pasuruan Gelar Aksi Solidaritas Atas Penganiayaan Terhadap Wartawan Tempo

Wartawan Bangkalan Minta Kapolda Jatim Mundur, Jika Tak Bisa Tuntaskan Kasus Penganiayaan Jurnalis

Korlap aksi, Heri Susetyo mengatakan, aksi ini bentuk solidaritas sesama profesi wartawan atas kejadian kekerasan yang dilakukan oknum aparat terhadap wartawan Tempo, Nurhadi.

"Sebagai pengingat, kita bekerja dilindungi oleh undang-undang dan tidak sepatutnya mendapatkan perlakuan kasar seperti itu saat menjalankan tugas jurnalistik," cetus Wakil Ketua PWI Sidoarjo bidang Organisasi dan Pembelaan Wartawan ini.

Dia pun mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa kekerasan terhadap Nurhadi dan membawa pelaku ke pengadilan dan dihukum setimpal atas perbuatannya.

"Kami sangat menyesalkan adanya kekerasan terhadap seorang jurnalis. Kejadian ini merupakan bentuk ancaman terhadap kebebasan pers," tandas wartawan Metro TV ini.

Sementara, dalam pernyataan sikapnya atas kejadian yang dialami oleh Nurhadi, Koalisi Wartawan Sidoarjo menyatakan pers nasional khususnya di Jatim dan Sidoarjo tidak akan surut menjalan fungsi kontrol sosial, dengan tetap memperhatikan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan regulasi lain yang sah.

Selain itu, mengajak semua wartawan di Sidoarjo dan pengelola media massa mengedepankan langkah dan proses hukum serta terus ikut mengawal kasus kekerasan terhadap wartawan Tempo, Nurhadi, hingga tuntas. (sta/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...