Senin, 10 Mei 2021 05:47

Kedua Pelaku Pembunuhan Remaja di Desa Gelang Terancam Hukuman Mati

Rabu, 17 Maret 2021 19:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy Erlambang
Kedua Pelaku Pembunuhan Remaja di Desa Gelang Terancam Hukuman Mati
Kedua pelaku saat dirilis di Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polisi menyebut uang hasil penjualan sepeda motor dan handphone milik korban pembunuhan remaja yang mayatnya ditemukan di Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, rencananya hendak dibuat pesta miras. Beruntung, kedua pelaku lebih dulu ditangkap polisi sebelum barang-barang hasil rampasan laku terjual.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengungkapkan dua pelaku yang ditangkap polisi yakni Hanafi dan Bayu. Keduanya kerap minum-minuman keras bersama rekan-rekannya.

"Mereka kan senang minum. Jadi tidak jauh dari itu jika seandainya barang-barang korban sampai laku terjual," jelas Kombes Pol. Sumardji, Selasa, (16/3/2021).

Motor korban, yakni Honda Beat bernopol W 3185 WV berwarna biru ditemukan petugas di kawasan Buduran Sidoarjo. Motor tersbeut hendak dijual pelaku, namun belum ada pembeli.

BACA JUGA : 

​Dikira Petasan, Penembakan Misterius di Waru Sidoarjo Lubangi Tembok hingga Tembus Motor

​Curi HP di Dashboard Motor, Warga Jombang Diringkus Polsek Sukodono

Anggota Satlantas Polresta Sidoarjo​ Berhasil Amankan Mobil Curian Asal Pamekasan

Maling Motor di Sidoarjo Nyaris Tewas Jadi Bulan-bulanan Massa

"Mau dijual, tapi belum laku. Dan pelaku keburu ditangkap lebih dulu," jelasnya.

Dua pelaku pembunuhan terhadap anak di bawah umur yang dibuang ke dalam parit sawah terancam hukuman mati alias seumur hidup. Mereka dikenakan pasal berlapis karena diduga melakukan pembunuhan berencana dan merampas barang-barang berharga milik korban.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan kedua pelaku terancam pasal berlapis atas dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Bahkan, usai melakukan pembunuhan, pelaku mengambil barang berharga milik korbannya.

"Ancamannya hukuman mati," tegas Kombes Pol. Sumardji, Senin, (15/3/2021).

Kedua pelaku dijerat Pasal 80 ayat 3 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau pasal 340 KUHP subsidair pasal 339 KUHP subsidair pasal 338 KUHP. (cat/rev)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan---LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untuk memba...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...