Selasa, 15 Juni 2021 20:00

Pekerja Seni Trenggalek Minta Pangsa Pasar Mereka Dibuka Kembali

Senin, 15 Maret 2021 16:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Pekerja Seni Trenggalek Minta Pangsa Pasar Mereka Dibuka Kembali
Para Pekerja Seni Trenggalek saat hearing di Aula Gedung DPRD Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua Pekerja Seni Trenggalek Ali Rofik meminta agar para pekerja seni diberikan kesempatan untuk kembali berkarya dan memperoleh penghasilan di masa pandemi Covid-19. Ia mengajukan 3 permintaan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.

"Kita minta agar pangsa pasar itu diperlonggar, itu yang pertama. Yang kedua, kita minta untuk menghilangkan rasa ketakutan pada masyarakat. Yang ketiga, menghilangkan image bahwa musik atau hiburan itu sebagai penyebar virus Corona," ujarnya kepada wartawan usai mengikuti hearing bersama Komisi II dan OPD terkait di Aula Gedung DPRD Trenggalek, Senin (15/3).

Dijelaskan oleh Rofik, pangsa pasar pekerja seni yang dimaksud dalam hal ini adalah seperti acara hajatan, acara di cafe dan resto. Di acara hajatan, kata dia, sebelum pandemi Covid-19, para pekerja seni biasanya digunakan jasanya. Namun dalam satu tahun terakhir ini, mereka sama sekali tidak memperoleh penghasilan, karena acara hajatan sangat dibatasi. Bahkan sempat tidak diperbolehkan sama sekali.

"Nyaris selama masa pandemi ini karena adanya aturan, karena adanya undang-undang, kami tidak pernah dipakai sama sekali oleh pangsa pasar kita," ungkapnya.

BACA JUGA : 

Sukseskan Program Jatim Bebas Pasung, Pemkab Trenggalek Bebaskan 12 ODGJ dari Pasungan

Jemput Bola, Kejari Trenggalek Launching Pelayanan Terpadu Keliling

Halalbihalal IKAT, Emil Dardak Ajak Semua Cinta dan Peduli Trenggalek

Tingkatkan PAD dan Kurangi Pengangguran, Kades Karangturi Bangun Waterpark

Menurutnya di masa pandemi ini yang paling parah terdampak adalah para pekerja seni. Usaha yang lain seperti warkop, cafe, dan sejenisnya, kata Rofik, hanya terdampak dari sisi penurunan omzet.

Padahal, para pekerja seni ini kebanyakan menjadi tulang punggung keluarga. Mereka juga memiliki kewajiban memberi nafkah pada anak istri di rumah. Namun, lahan untuk mengais rezeki tersebut dilarang oleh pemerintah karena adanya pandemi Covid-19.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Mugianto mengungkapkan hasil rapat dengar pendapat antara pekerja seni dan OPD terkait, yakni pemkab sepakat akan segera membuka ruang bagi aktivitas para pekerja seni di Kabupaten Trenggalek.

"Jadi, ini tadi sudah ada kesepakatan, dari pemerintah daerah sudah membuka izin," kata Mugianto dikonfirmasi usai memimpin rapat dengar pendapat.

Menurutnya, izin tersebut akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam dua atau tiga hari ke depan. Meski demikian, ia berharap agar para pekerja seni tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya.

Anggota dewan asal Partai Demokrat ini meminta Satgas Covid-19 tidak melarang mereka melakukan aktivitas. Melainkan melakukan pemantauan terhadap kegiatan hajatan bersama para pekerja seni.

"Jadi, kita jangan melarang masyarakat punya hajatan, tapi kita mengatur bagaimana mencegah penularan Covid-19," pintanya.

"Sepanjang masyarakat disiplin, pekerja seni disiplin, yang buwuh disiplin, yang punya rumah disiplin, yang punya hajatan disiplin, insyallah penularan Covid-19 bisa tereliminisir," tambahnya. (man/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...