Kamis, 29 Juli 2021 12:31

Petugas Gabungan Bandara Juanda Amankan ​Ratusan iPhone Ilegal dari Batam

Rabu, 03 Maret 2021 14:59 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Petugas Gabungan Bandara Juanda Amankan ​Ratusan iPhone Ilegal dari Batam
Budi Harjanto, Kepala KPPBC Juanda saat ungkap kasus, Rabu (3/3/2021). (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Petugas gabungan Bea dan Cukai serta Satgas PAM Lanudal Juanda berhasil menggagalkan upaya pembawaan 268 handphone ilegal dari Batam melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda Budi Harjanto mengatakan, ratusan handphone merek iPhone tersebut dibawa oleh tiga orang dari Batam menggunakan pesawat Lion JT972.

"Karena tidak dilengkapi surat-surat resmi, ratusan unit handphone tersebut kami sita," kata Budi Harjanto, Kepala KPPBC Juanda saat ungkap kasus, Rabu (3/3/2021).

Pengungkapan tersebut bermula dari kecurigaan petugas terhadap tiga orang yang baru tiba di Bandara Juanda dengan membawa masing-masing koper yang diduga membawa ratusan handphone ilegal.

BACA JUGA : 

Peniadaan Mudik Lebaran, Bandara Juanda Kurangi Jam Operasional

Bea Cukai Juanda Berhasil Gagalkan Penyelundupan 80 Ribu Benih Lobster Senilai Rp8 Miliar

Triwulan Pertama, Bandara Juanda Layani 1,2 Juta Penumpang

Siapkan 11 Mesin, Bandara Juanda Terapkan Tes GeNose C-19 Mulai 1 April

Setelah masuk mesin X-Ray dan menampakkan barang bawaannya yaitu handphone, petugas langsung melakukan pemeriksaan manual untuk mengetahui jenis dan surat-surat dari handphone tersebut. "Total ada 268 handphone ilegal," katanya.

Perinciannya, koper yang dibawa penumpang berinisial HZ, terdapat 114 unit iPhone X bekas tanpa dilengkapi kotak dan charger. Begitu juga koper yang dibawa penumpang berinisial RA, namun jumlahnya 104 unit.

Sementara koper dan tas yang dibawa penumpang berinisial MM, terdapat 15 unit iPhone 7, 9 unit iPhone 8, 15 unit iPhone X, 11 unit iPhone Xr yang semuanya kondisi bekas dan tidak dilengkapi kotak dan charger. "Nilai total Rp1,5 miliar," kata Budi.

Atas barang ilegal tersebut, kerugian negara mencapai Rp469.422.000 juta. "Penggagalan ini berkat kerja sama dan sinergisitas komunitas Bandara Juanda," pungkasnya. (cat/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...