Selasa, 20 April 2021 05:53

​18 DPC Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua DPD NasDem Surabaya

Rabu, 24 Februari 2021 19:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​18 DPC Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua DPD NasDem Surabaya
Sebanyak 18 DPC Partai NasDem se-Surabaya melakukan aksi mosi tidak percaya kepada Ketua DPD Partai NasDem, Robert Simangunsong. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Konflik internal Partai NasDem Kota Surabaya mencuat ke permukaan. Hal itu ditandai dengan pernyataan mosi tidak percaya yang disampaikan oleh 18 DPC Partai Nasdem kepada Ketua DPD Partai NasDem, Robert Simangunsong.

Miftakhul Ulum, Juru Bicara 18 Ketua DPC NasDem se-Surabaya mengungkapkan, pihaknya menuntut transparansi dana bantuan politik (banpol) yang diterima oleh DPD NasDem dari Bakesbangpol. Sebab, selama ini pengurus DPC NasDem Surabaya dinilai tidak pernah menerima manfaat dana banpol yang per tahunnya mencapai Rp 508 juta, baik secara langsung maupun tak langsung.

"Kerja-kerja politik teman-teman di DPC menghasilkan sekitar 83.000 suara yang dikonversikan menjadi tiga kursi di DPRD Surabaya. Suara itu juga menghasilkan dana Banpol sebesar Rp 500 juta sampai Rp 508 juta per tahun yang seharusnya digunakan untuk operasional struktur partai di bawah," terang Ulum, Rabu (24/2/2021).

Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Tambaksari ini mengungkapkan, bahwa para pengurus DPC sudah coba berkomunikasi dengan Ketua DPD. Baik melalui rapat internal yang dilaksanakan secara zoom atau pun bertemu secara langsung.

BACA JUGA : 

Kunjungi BIN Cigar Jember, ​Wakil Ketua DPR RI Minta Ekonomi Kerakyatan Lebih Digiatkan Lagi

DPW NasDem Jatim Minta DPD dan DPC Saling Menahan Diri

DPD NasDem Surabaya Tolak Mosi Tidak Percaya dan Bantah Tudingan Arogan

​DPW Teruskan Mosi Tidak Percaya 26 DPC NasDem se-Surabaya ke DPP

Bahkan rencana pertemuan yang dilakukan di kantor DPD NasDem Surabaya pun akhirnya gagal. Pasalnya, sampai waktu yang ditentukan, baik Ketua, Sekretaris maupun Bendahara NasDem Surabaya tak kunjung datang.

"Kami sepakat bertemu di kantor DPD NasDem pukul 11.30 WIB, tapi sampai pukul 12.00 WIB tak ada satu pun pengurus DPD yang hadir. Jelas kami kecewa, komunikasi sudah buntu karena teman-teman pengurus DPC dikeluarkan dari grup WA (WhatsApp) internal," imbuh kader GP Ansor Surabaya ini.

Karena gagal berkomunikasi dengan pihak DPD, para Ketua DPC tersebut memutuskan mengadu ke Kantor DPW NasDem Jatim yang kebetulan letaknya tak jauh dari kantor DPD. Namun di DPW tak ada satu pun pengurus yang ditemui.

Menurut Ulum, mereka berharap DPW melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pihaknya hanya berharap ada transparansi terkait penggunaan dana banpol. "Karena selama ini tak ada kegiatan DPD yang bisa dibilang "wah" alias sepi-sepi saja," katanya.

"Kita yang datang hari ini ada 18 DPC lengkap ketua, sekretaris, dan bendahara. Sementara 13 DPC lainnya juga mendukung gerakan ini. Insya Allah, mereka akan bergabung dalam aksi selanjutnya," pungkas alumni UIN Sunan Ampel Surabaya ini. (mdr/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...