Senin, 19 April 2021 17:16

32 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Non Yustisi di Kota Kediri

Senin, 22 Februari 2021 20:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
32 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Non Yustisi di Kota Kediri
Salah seorang pelanggar prokes karena tidak memakai masker saat menjalani sanksi sosial dengan menyapu di tempat umum. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Satpol PP Kota Kediri dan petugas gabungan dari TNI-Polri kembali menggelar operasi non yustisi di beberapa titik di Kota Kediri, Senin (22/2). Kali ini, petugas berhasil menjaring 32 orang pelanggar protokol kesehatan, utamanya karena tidak memakai masker.

Nur Khamid, Sekretaris Satpol PP Kota Kediri menjelaskan bahwa 32 pelanggar tersebut terjaring di beberapa titik operasi. Seperti di Jln. Brigjend Imam Bachri dan Pasar Pesantren, Kecamatan Pesantren.

"Dari kedua titik tersebut, petugas gabungan mendapati 16 pelanggar atau masyarakat yang tidak menggunakan masker saat giat operasi, 9 orang diberi sanksi sosial, 1 didenda masker, 6 orang mendapat teguran lisan dan tertulis," kata Nur Kamid dilansir bangsaonline.com, Senin (22/2).

Sedangkan hasil operasi di Jl. Sudanco Supriadi, lanjut Nur Kamid, petugas berhasil menjaring 14 orang pelanggar. Ke 14 orang tersebut yang mendapat teguran tertulis 2 orang, denda masker 10 orang masing-masing 20 lembar masker, dan 2 orang lainnya didenda transfer.

BACA JUGA : 

Operasi Non Yustisi, Satpol PP Kota Kediri dan Tim Gabungan, Dapati 33 Orang Tak Bermasker

Pasar Takjil Kota Blitar Digelar, Petugas Satpol PP Siaga Tertibkan Prokes

Tumpukan Ribuan Identitas Pelanggar Prokes Bikin Bingung Kejari Sidoarjo

Operasi Yustisi Prokes di Krembung Sidoarjo, 6 Orang Disanksi Tipiring

Sementara itu, hasil operasi di Pasar Bandar dan di Terminal Bus Tamanan, petugas hanya bisa menjaring 2 orang pelanggar prokes. Keduanya terjaring di Pasar Bandar yang semuanya mendapatkan sanksi teguran tertulis.

"Operasi ini dilakukan dalam rangka antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kediri," pungkas Nur Kamid. (uji/ian)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...