Rabu, 21 April 2021 05:44

Belum Ditemukan, Nenek di Tuban Empat Hari Hilang di Sungai Bengawan Solo

Kamis, 18 Februari 2021 20:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Belum Ditemukan, Nenek di Tuban Empat Hari Hilang di Sungai Bengawan Solo
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian keberadaan korban. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Siah (70), Warga Desa Menilo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo hingga saat ini belum ditemukan. Tercatat, korban sudah empat hari lamanya sejak pertama kali dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Pencarian terus dilakukan tim SAR gabungan, dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan sejumlah relawan. Namun, hingga detik ini korban belum diketahui keberadaannya.

"Pencarian di hari pertama sampai hari ketiga yang telah dilakukan, hasilnya masih nihil, dan hari ini tim masih terus melakukan pencarian," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tuban Yudi Irwanto saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Kamis (18/2/2021).

Yudi menambahkan, pencarian hari keempat ini pihaknya melanjutkan pencarian sampai ke Babat, Lamongan. Tim gabungan menerjunkan perahu LCR enam set milik BPBD Tuban, BPBD Bojonegoro, Damkar Bojonegoro, Basarnas Surabaya, dan BPD Lamongan. Serta melibatkan beberapa pihak lainnya untuk membantu proses pencarian korban.

BACA JUGA : 

Temui Ketua MUI Tuban, Sahid: ​Umara dan Ulama Harus Terus Bersinergi

TPPI Tuban Dukung Penuh Evakuasi 16 Nelayan yang Mengalami Laka Laut

Semakin Merajalela, Warga Minta Polisi Segera Tertibkan Balap Liar di Tuban

TPPI Tuban Kirim Puluhan Paket Sembako bagi Korban Bencana Badai di NTT dan NTB

"Hari ini kita juga koordinasi dengan Polairud wilayah Sidayu Lawas dan relawan nelayan sepanjang wilayah Gresik," katanya.

Tak berhenti di situ, pihaknya telah melakukan penyisiran dan pencarian di beberapa offstakle yang dicurigai, serta manuvering sampai ke Jembatan Glendeng Bojonegoro. "Rencana pencarian maksimal tujuh hari, tetapi proses pencarian terus dievaluasi memungkinkan untuk perpanjangan," paparnya.

Peristiwa hilangnya korban terjadi pada Senin (15/2/2021) lalu. Saat itu, korban pergi ke bantaran Sungai Bengawan Solo untuk buang air besar (BAB), namun tak kunjung kembali ke rumah.

Akhirnya, pihak keluarga mencari keberadaan korban di tempat biasanya korban melakukan BAB. Namun, pihak keluarga hanya menemukan sepasang sandal yang masih tertata rapi di pinggir sungai tersebut.

Korban diduga terpeleset di tepi Sungai Bengawan Solo dengan bukti sepasang sandal jepit dan bekas jejak kaki korban. (gun/zar)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...