Selasa, 20 April 2021 04:44

Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan Kembangkan Maggot sebagai Pakan Alternatif

Selasa, 16 Februari 2021 18:28 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan Kembangkan Maggot sebagai Pakan Alternatif
Peternak saat memberikan maggot pada unggas. (foto: ist)

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Belatung maggot yang berasal dari black soldier fly dengan nama latin hermetia illucens atau lalat tentara hitam bagi masyarakat awam memang menjijikkan. Namun siapa sangka, hewan yang hidup di tempat kotor tersebut ternyata memiliki nilai manfaat lebih, yakni bisa digunakan sebagai pakan alternatif untuk ternak dan unggas.

Oleh karena itu, nilai manfaat yang ada pada maggot ini pun mulai dilirik Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan untuk dikembangkan menjadi pakan alternatif. Saat ini, Dinas Peternakan dan Katahanan Pangan mulai melakukan pilot project budi daya larva lalat BSF (Black Soldier Fly) di Desa Puntir, Kecamatan Purwosari.

"Dari hasil penelitian ternyata kandungan protein larva lalat BSF cukup tinggi, yakni 30-40 persen," ujar Ari Widodo, Kabid Produksi Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (16/2/2021).

Dia mengimbau peternak di Kabupaten Pasuruan yang selama ini masih bergantung pada pakan pengganti seperti konsentrat maupun pakan olahan tepung, agar menggunakan pakan alternatif atau tambahan berbahan dasar maggot untuk pakan ternak sehari-hari.

BACA JUGA : 

Dinilai Tak Prosedural, Persetujuan Perubahan Ketiga Raperda Kabupaten Pasuruan Nomor 6/2015 Ditunda

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Bangil Tambah Mesin Hemodealisis Baru

Resmikan Musala Miftakhul Jannah, Wabup Gus Mujib Ajak Masyarakat Gemar Salat Berjamaah

Sering Mogok Sehingga Mengganggu Kinerja, 3 Unit Mobdin Pimpinan DPRD Pasuruan Dikandangkan

"Kami rencananya akan mengembangkan maggot ini di beberapa kelompok peternak lain di beberapa wilayah pusat populasi ternak agar kebutuhan pakan bisa tercukupi," tukasnya. (bib/par/zar)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...