Rabu, 14 April 2021 23:59

​Pemetaan hingga Tingkat RT Mampu Menekan Penularan Covid-19 di Banyuwangi

Senin, 15 Februari 2021 15:44 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Teguh Prayitno
​Pemetaan hingga Tingkat RT Mampu Menekan Penularan Covid-19 di Banyuwangi
Kapolresta Banyuwangi sedang memantau pelaksanaan PPKM mikro di wilayahnya. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Banyuwangi sudah diterapkan beberapa waktu lalu. Hal ini sesuai instruksi keputusan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang tertuang dalam surat nomor 188/59/KPTS/013/2021.

Wakil Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., mengatakan bahwa PPKM mikro yang menekankan pemetaan berdasarkan kriteria zonasi hingga tingkat RT ini dinilai mampu menekan angka kasus penularan Covid-19 di Banyuwangi.

Pasalnya, dalam pemetaan warna zona mulai dari hijau, kuning, oranye, hingga merah akan menjadi pengawasan bersama dengan koordinasi mulai dari ketua RT, ketua RW, kepala desa, karang taruna, babinsa, bhabinkamtibmas bersama tokoh adat dan tokoh politik.

"Jumlahnya (penularan Covid-19) tidak sampai banyak. Masih puluhan di 1,6 juta warga Banyuwangi. Terus kita optimalkan," kata Kombes Pol. Arman, Senin (15/2/2021).

BACA JUGA : 

Korban Investasi Bodong di Banyuwangi Terus Bertambah

Antisipasi Mudik, Polresta Banyuwangi Laksanakan Apel Gelar Pasukan Gabungan Operasi Semeru 2021

Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet

Tahanan Polsek Licin Banyuwangi Meninggal, Keluarganya Bantah Bunuh Diri

"Jumlahnya (penularan Covid-19) tidak sampai banyak. Masih puluhan di 1,6 juta warga Banyuwangi. Terus kita optimalkan," kata Kombes Pol. Arman, Senin (15/2/2021).

Di Banyuwangi sendiri, kata Arman, terdapat 10.328 RT dan 2.488 RW yang menjadi sasaran penerapan PPKM, dan rata-rata masuk kategori warna hijau dan kuning. Sesuai dengan surat gubernur, penerapan pendisiplinan protokol kesehatan akan diterapkan sesuai dengan klasifikasi warna.

"Jika masuk zona kuning terdapat 1 hingga 5 rumah yang terkonfirmasi positif Covid-19, sementara zona hijau tidak ditemukan adanya Covid-19 di RT atau lingkungan tersebut," jelas Arman.

Pihaknya pun selalu melaksanakan koordinasi dengan 3 pilar sampai tingkat RT. Jika ada yang terkonfirmasi positif, nantinya tugas dari 3 pilar sampai tingkat RT tersebut akan ikut melakukan pelacakan kontak erat dan isolasi bagi yang positif.

Selain itu, Arman juga akan kembali mengaktifkan kampung tangguh untuk bisa mendukung PPKM. Sebelumnya sudah ada 33 kampung tangguh yang sudah terbentuk. Rencananya akan dikembangkan lagi 217 kampung tangguh lainnya.

"Kampung tangguh kita gunakan sebagai basis penanganan Covid-19. Minimal kampung tangguh nanti bisa menyediakan dua kamar untuk isolasi mandiri," pungkasnya. (guh/zar)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...