Jumat, 23 April 2021 09:10

Belum Bisa Baca Syahadat, ​Dua Milenial Masuk Islam

Jumat, 12 Februari 2021 14:56 WIB
Editor: mma
Belum Bisa Baca Syahadat, ​Dua Milenial Masuk Islam
Selfi Agustin Nawa Gah dan Bimo Tanu Witoko saat ikrar dua kalimat syahadat yang dituntun KH Abdul Hamid Abdullah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (12/2021). foto: mma/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dua milenial kembali masuk Islam di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya usai salat Jumat (12/2/2021) hari ini. Kali ini seorang cewek penganut Protestan bernama Selfi Agustin Nawa Gah dan seorang cowok bernama Bimo Tanu Witoko penganut Katolik.

“Karena dapat hidayah (petunjuk dari Allah SWT-Red),” tutur Selfi Agustin Nawa Gah kepada BANGSAONLINE.com usai ikrar dua kalimat syahadat di dalam Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Cewek kelahiran Nganjuk Jawa Timur pada 8 Agustus 1999 itu menuturkan bahwa ayah dan ibunya tetap beragama Kristen Protestan. Dua orang tuanya itu tinggal di NTT. “Dulu dia (Selfi) kan di NTT,” timpal pamannya yang mendampingi dalam proses ikar syahadat. Namun kini Selfi tinggal di Nganjuk bersama keluarga yang lain.

BACA JUGA : 

Berkah Ramadan, Dua Penganut Kristen Masuk Islam, Belajar Gerakan Salat

​Dua Muallaf: Agus Murtad Karena Istri, Ronald Masuk Islam setelah Pelajari Banyak Agama

Warung Dulang 88 Ekspansi Stand Kuliner di Masjid Agung Setiap Minggu Pagi

​Agama di KTP Diubah oleh Suami, Wanita Ini Pilih Cerai, Ikrar Syahadat di Masjid Al-Akbar

Bimo Tanu Witoko juga mengaku dapat hidayah. Remaja kelahiran Surabaya 9 Februari 1998 itu masuk Islam karena kesadaran dari dalam diri sendiri.

Proses ikrar dua kalimat syahadat dua milenial itu dituntun KH Abdul Hamid Abdullah, imam Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. “Ikrar syahadat sampean ini tidak hanya disaksikan para jemaah masjid, tapi juga disaksikan Allah SWT. Karena itu dalam beragama jangan main-main,” kata Kiai Abdul Hamid Abdullah kepada dua milenial itu.

Usai memberi wejangan, Kiai Abdul Hamid bertanya kepada dua milenial itu, apakah sudah bisa baca syahadat. Mereka menjawab belum bisa. Kiai Abdul Hamid langsung menuntun mereka.

“Asyhadualla ilaha illallah, waasyhaduanna Muhammadar Rasulullah. Saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah,” kata Kiai Abdul Hami Abdullah yang diikuti dua milenial itu.

VIDEO

Sah! Kiai Abdul Hamid Abdullah langsung memimpin doa yang diamini dua muallaf itu dan para jemaah salat Jumat yang menyaksikan proses masuk Islam dua milenial itu. (mma)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...