Senin, 10 Mei 2021 06:42

Selama Januari 2021, Polres Jombang Ungkap 35 Kasus Narkoba dengan 41 Tersangka

Senin, 01 Februari 2021 12:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Selama Januari 2021, Polres Jombang Ungkap 35 Kasus Narkoba dengan 41 Tersangka
Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat memimpin rilis pers. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 35 kasus narkoba dengan 41 tersangka berhasil diungkap Kepolisian Resort (Polres) Jombang pada Januari 2021. Dari semua kasus tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti narkoba dengan nilai sekitar Rp 103 juta rupiah dari para tersangka.

Hal itu diungkapkan Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat memimpin rilis pers di halaman mapolres setempat, Senin (01/02/21). Kasus narkoba yang berhasil diungkap sepanjang Januari 2021 ini, terdiri dari 24 kasus narkotika dan 11 kasus pil koplo. Rinciannya 20 kasus diungkap oleh Satreskoba Polres Jombang dan 15 kasus oleh polsek jajaran.

“Total keseluruhan untuk bulan Januari ini Polres Jombang untuk ungkap kasus narkoba sebanyak 35 kasus. Dengan jumlah dengan 41 tersangka, dengan rincian 40 laki-laki dan 1 perempuan,” ungkapnya.

BACA JUGA : 

Hari Pertama Penyekatan di Jombang, Belasan Kendaraan Pemudik Terpaksa Putar Balik

​Polres Jombang Tangkap Tiga Orang Pembuat Petasan, Satu Residivis

Kelabui Petugas, Pengedar Sabu di Kota Blitar Sembunyikan BB di Dalam Mouse Komputer

Resahkan Masyarakat, Polres Jombang Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Jelang Lebaran

Menurutnya, terdapat peningkatan kasus peredaran narkoba di Jombang. Itu dibuktikan dari jumlah pengedar yang berhasil ditangkap sepanjang Januari 2021 ini. Ada 28 pengedar narkoba yang diringkus oleh Satreskoba Polres Jombang dan polsek jajaran. Sedangkan 13 pengguna juga turut diringkus di awal tahun.

“Ada peningkatan kasus sekitar seratus persen di awal tahun ini, terutama pada kasus sabu-sabu,” jelasnya.

Masih menurut Kapolres, kasus narkoba di Jombang meningkat akibat kesulitan ekonomi di masa pandemi. Guna mencegah peredaran narkoba di tengah pandemi Covid-19, pihaknya akan memetakan lokasi rawan transaksi narkoba di Kabupaten Jombang.

“Hasil evaluasi kita karena faktor ekonomi saat pandemi Covid-19. Karena susahnya situasi ini, makanya banyak yang melaksanakan kegiatan jual beli narkoba. Tapi nanti akan kita evaluasi lokasi-lokasi mana yang sering dipakai transaksi,” pungkasnya.

Adapun rician barang bukti yang berhasil disita polisi yakni, sabu sebanyak 20,38 gram, pil koplo sebanyak 3.079 butir, kendaraan sepeda motor sejumlah 4 unit, dan 34 unit handphone yang diduga sebagai alat transaksi narkoba, serta uang tunai senilai Rp 3,2 juta yang diduga hasil jual beli narkoba. (aan/rev)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan---LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untuk memba...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...