Wali Kota Kediri Turun ke Lokasi, Tinjau Bedah Rumah Bu Sumirah

Wali Kota Kediri Turun ke Lokasi, Tinjau Bedah Rumah Bu Sumirah Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat berada di rumah Bu Sumirah. (Ist).

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Kediri Triyono Kutut Purwanto mengatakan, keluarga Bu Sumirah sudah mendapat bantuan PKH dan sembako. Untuk bantuan lainnya, dinsos memberikan pendampingan kepada putri Bu Sumirah, yakni Sri Wilujeng. Untuk pendampingan kepada Sri Wilujeng, ke depan akan dibantu oleh psikolog.

“Kita akan berikan pendampingan untuk daya pikir dan daya ingatnya. Kita akan sambungkan dengan psikolog agar lebih baik lagi secara psikis. Meskipun saat ini Sri Wilujeng sudah lebih baik dari bulan Oktober lalu saat dikunjungi Pak Wali. Sekarang diajak bicara sudah lumayan bisa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemukiman DPKP Syaifudin menjelaskan, perbaikan rumah Bu Sumirah ini masuk di dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni. Proses perbaikan dimulai sekitar tanggal 15 Desember 2020 dan selesai pada tanggal 6 Januari 2021.

“Ya karena ini rumah tidak layak huni, jadi kita upayakan sehingga layak huni. Paling terpenting adalah aladin, yakni atap, alas dan dinding. Alhamdulillah dalam proses pembangunan ini tidak ada masalah. Walaupun di satu sisi harus semi hati-hati dengan Mas Sugeng dan keluarganya. Namun dengan sinergi dari semua stakeholder dan sesuai dengan petunjuk Pak Wali semua bisa terselesaikan,” jelasnya.

Syaifudin menambahkan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dari DPKP telah diinfokan ke setiap kelurahan. Agar mengusulkan rumah-rumah yang mungkin tidak layak huni.

“Untuk tahun 2018 per rumah mendapat 17,5 juta rupiah. Alhamdulillah berkat kepedulian Pak Wali kepada masyarakat kemudian ditingkatkan menjadi 20 juta rupiah pada tahun 2019. Teknis pemberiannya langsung ditransfer kepada rekening penerima. Nanti dalam teknis proses pembangunannya di lapangan akan dibantu oleh pendamping yang ada di setiap kelurahan. Nanti akan terus mendampingi mereka dalam setiap proses pembangunan,” pungkas Syaifudin. (uji/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO