Senin, 01 Maret 2021 07:55

13 Hari Intensif Gelar Operasi Prokes, Satgas Gabungan di Pamekasan Amankan 140 Pelanggar

Rabu, 13 Januari 2021 17:07 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
13 Hari Intensif Gelar Operasi Prokes, Satgas Gabungan di Pamekasan Amankan 140 Pelanggar
Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan, Madura sedang melakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di sisi timur Taman Monumen Arek Lancor, Rabu (13/01/21).

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Untuk menekan penyebaran Covid-19, Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Pamekasan, Madura, kembali melakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) di sisi timur Taman Monumen Arek Lancor, Rabu (13/01/21).

Hasilnya, dalam kurun waktu 13 hari pada awal tahun 2021, ada 140 pelanggar yang terjaring Operasi Yustisi Prokes.

Menurut Pasi Ops Kodim Pamekasan, Kapten Heri Mulyono, operasi yustisi ini merupakan upaya untuk mendisiplinkan masyarakat. Selain melakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, pihaknya bersama Tim Gabungan Satgas Covid-19 Pamekasan juga melakukan patroli di sejumlah pusat keramaian.

"Dalam kegiatan operasi yustisi dan patroli ini kami masih banyak menemukan masyarakat yang melakukan aktivitas tidak menerapkan prokes seperti menggunakan masker," tukas Kapten Heri Mulyono.

Sedangkan Khusairi, Kepala Satpol PP Pamekasan berharap masyarakat dapat mematuhi prokes guna menghentikan penyebaran wabah Covid-19 di Pamekasan.

"Saya berharap masyarakat mematuhi prokes. Sayangi tubuh kita, sayangi keluarga kita, dan sayangi orang-orang terdekat dengan mematuhi prokes," harapnya.

Sejak awal tahun 2021, jumlah pelanggar prokes di Pamekasan memang masih tinggi. Terbukti sejak tanggal 1 Januari hingga 13 Januari, petugas menindak sebanyak 140 pengguna jalan yang melanggar prokes.

"Sebanyak 62 orang mendapat sanksi sosial dan sebanyak 78 orang mendapatkan sanksi administrasi," ungkapnya.

Sanksi sosial yang diberlakukan kepada pelanggar prokes di Pamekasan di antaranya, membersihkan sampah di area menomen Arek Lancor dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya.

Kemudian, sanksi administrasi bagi pelanggar prokes di Bumi Gerbang Salam ini yaitu berupa penyitaan KTP dan bagi pelanggar perorangan paling tinggi membayar denda sebesar Rp 100 ribu.

Hal itu mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Pamekasan Nomor 50 Tahun 2020 tentang Prokes, dan Inpres No. 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. (yen/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 28 Februari 2021 10:23 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE com - Rakyat Indonesia sudah lama menunggu karya anak bangsa. Dalam segala bidang. Termasuk vaksin. Agar tak selalu tergantung pada bangsa lain.Nah, saat semua negara panik karena pandemi Covid-19, lahir vaksin nusantara, karya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...