Senin, 01 Maret 2021 07:49

​DPRD Jatim Kritisi Kerusakan Jalan Nasional di Pantura

Selasa, 05 Januari 2021 19:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​DPRD Jatim Kritisi Kerusakan Jalan Nasional di Pantura
H. Surawi, anggota Komisi D DPRD Jatim. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kondisi jalan nasional di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur sangat memprihatinkan. Jalan yang dikelola oleh Pemerintah Pusat melalui BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) dinilai tak layak untuk dilalui oleh kendaraan umum. Padahal, jalan nasional tersebut menopang perekonomian bagi Jatim pada umumnya.

Anggota Komisi D DPRD Jatim Surawi mengatakan, jalan nasional yang dimulai dari Gresik, Lamongan, Babat, Bojonegoro, hingga Nganjuk setiap musim penghujan selalu terjadi kerusakan. Kondisi itu mengganggu kelancaran dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

“Semua tahu kalau jalan nasional kewenangan BBPJN. Tapi faktanya sampai saat ini seperti dibiarkan saja oleh pihak terkait,” kritik politikus senior asal Partai Demokrat itu kepada wartawan, Selasa (5/1/21).

Pria asal Bojonegoro itu berharap Pemprov Jatim mendorong pusat agar tidak terkesan membiarkan kerusakan yang semakin parah. “Saya melihat sudah tak layak dilalui,” sambung pria yang juga penasihat Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim ini.

Perlu diingat, sambung Surawi, jalan Pantura merupakan jalan strategis nasional di mana frekuensi penggunaannya sangat tinggi. ”Terlebih lagi di ruas jalan Bojonegoro arah Nganjuk,” sambungnya.

Diungkapkan oleh Surawi, di wilayah tersebut eksploitasi minyak di Bojonegoro yang mampu memberikan kontribusi besar untuk pusat. Maka sudah selayaknya mendapat perhatian khusus pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar.

“Demi kelancaran arus investasi minyak, baik di Bojonegoro dan Tuban perlu ditunjang dengan kondisi jalan yang layak untuk dilalui,” pungkas politisi yang akrab disapa Mbah Rawi itu. (mdr/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 28 Februari 2021 10:23 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE com - Rakyat Indonesia sudah lama menunggu karya anak bangsa. Dalam segala bidang. Termasuk vaksin. Agar tak selalu tergantung pada bangsa lain.Nah, saat semua negara panik karena pandemi Covid-19, lahir vaksin nusantara, karya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...