Sementara itu, Harno calon ketua Paguyuban pasar subuh mengaku telah berupaya menannyakan kejelasan permasalahan ini ke kepla Dispenda setempat.
”Saya sudah mendatangi kepala Dinas Pendapatan Daerah Yudi Sunarko beberapa waktu yang lalu. Beliau mengatakan sebelum ada penyerahan los pasar dari Dinas Koperindagtamben pada Dinas Pendapatan Daerah kami belum bisa melayani permintaan para pedagang pasar,” kata Harno menirukan ucapan Yudi Sunako Kepala Dispenda.
Menyikapi persoalan tersebut Nur Wahyudi Anggota DPRD Trenggalek asal Partai Golkar di konfimasi via handphone (8/2) mengatakan, akan segera menaggapi permasahan tersebut bila ada laporan resmi dari para pedagang.
”Saya berharap para pedagang menyampaikan persoalan itu melalui surat secara tertulis pada kami di gedung DPRD, insyaallah kita segera membahasnya,” ujarnya.
Di pihak lainya Kepala Dinas Koperindagtamben Moh.H. Siswanto ketika hendak di konfirmasi terkait hal ini, diketahui sedang tidak berada di ruang kerjanya, informasi yang didapat dari salah satu stafnya menyatakan Kadin sedang pergi ke Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




