Rabu, 21 April 2021 06:01

Lagi, Nyawa Seorang Pria di Ngawi Melayang Akibat Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Rabu, 23 Desember 2020 19:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Lagi, Nyawa Seorang Pria di Ngawi Melayang Akibat Tersengat Listrik Jebakan Tikus
Petugas saat hendak mengevakuasi korban. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Korban meninggal akibat tersengat listrik jebakan tikus terus berjatuhan di Ngawi. Padahal, saat ini Polres Ngawi bersama instansi terkait tengah giat melaksanakan sweeping jebakan tikus beraliran listrik tersebut.

Terbaru, remaja bernama Febri Kurnia Sandi ditemukan tergeletak di area persawahan Dusun Krajan Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (22/12) sekitar pukul 19.00 WIB.

Remaja 19 tahun itu ditemukan oleh Nur Azizam (38) warga setempat yang saat itu hendak mengecek sawah miliknya. Begitu sampai di sawah, saksi Nur Azizam curiga karena melihat lampu senter yang menyala di area sawahnya.

Nur Azizam pun mendekati arah sinar senter tersebut. Ternyata tidak jauh dari senter terdapat pria tergeletak dengan posisi telentang menindih kawat jebakan tikus beraliran listrik.

BACA JUGA : 

​Anggota TNI dan Polri di Ngawi Terus Kawal Pencairan BST Seluruh Kecamatan

Lakukan Rotasi Jabatan, Kapolres Ngawi Pimpin Sertijab Tiga Perwira

Tegaskan Larangan Jebakan Tikus Beraliran Listrik, Kapolres Ngawi Ajak Petani Gropyokan

Dukung Program Pemerintah, ​Kodim 0805/Ngawi Gelar Vaksinasi Lansia

Seketika itu, Nur Azizam yang juga pemilik sawah langsung memberitahukan peristiwa tersebut pada perangkat desa yang dilanjutkan ke kantor Polsek Paron.

Korban Febri Kurnia Sandi (19) diketahui merupakan warga Dusun Gulungan Desa Widodaren, Kecamatan Gerih, Ngawi.

"Jadi awalnya pemilik sawah hendak mengecek sawahnya, dan tiba-tiba mengetahui ada orang yang tergeletak," jelas Iptu Suyitno, Kapolsek Paron saat dihubungi BANGSAONLINE.com.

Begitu tiba di lokasi Anggota Polsek Paron bersama Tim Identifikasi Polres Ngawi langsung mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP. Hasilnya, korban disimpulkan meninggal akibat tersengat listrik dari jebakan tikus.

Dari keterangan yang didapatkan, bahwa korban saat itu sedang mencari belut di area persawahan tersebut. Namun diduga kuat korban terpeleset hingga kemudian mengenai kawat beraliran listrik yang berfungsi sebagai jebakan tikus.

"Diduga kuat korban terpeleset dan mengenai kawat jebakan tikus yang saat itu dialiri listrik," terang Kapolsek Paron.

Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Satreskrim Polres Ngawi. "Untuk kelanjutannya silakan ke Polres Ngawi karena sudah ditangani Polres kasus ini," pungkasnya. (nal/rev)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...