Senin, 10 Mei 2021 03:34

GOW Tuban Gelar Seminar Pentingnya Peran Orang Tua Dampingi Anak Belajar Daring

Senin, 30 November 2020 22:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
GOW Tuban Gelar Seminar Pentingnya Peran Orang Tua Dampingi Anak Belajar Daring
GOW Kabupaten Tuban menggelar seminar.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir setahun ini menyebabkan terjadi sejumlah perubahan di berbagai aspek. Salah satunya, metode pembelajaran yang semula tatap muka berganti secara daring.

Menyikapi perubahan tersebut, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tuban menggelar seminar bertema "Pentingnya Peran Orang Tua dalam Kegiatan Belajar Online pada Anak", di Gedung Korpri Tuban, Senin (30/11/2020).

Ketua GOW Kabupaten Tuban, Andajati Noor Nahar Hussein menerangkan, sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 di dunia pendidikan, pemerintah menetapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring. Perubahan ini pada awalnya disambut baik oleh orang tua dan anak. Namun, seiring berjalannya waktu memunculkan rasa bosan, jenuh, dan stres.

“Karenanya, pembelajaran online harus diatur sedemikian rupa agar menghindarkan anak dari rasa bosan,” terangnya.

BACA JUGA : 

Jatim Tertinggi di Indonesia, Minat Guru Belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi

Soal Pendidikan di Masa Pandemi, Litbang Kemendikbud Ajak Seluruh Aktor Pendidikan Berkolaborasi

Segera Diterapkan, Dispendik Tuban Susun Mekanisme PTM

Bosan Belajar Daring, Pemkot Madiun Ajak Siswa-siswi Belajar di Luar Kelas

Lebih lanjut, dirinya meminta anggota GOW dapat menularkan pengetahuannya serta mampu memberikan pendampingan pendidikan bagi anak dengan lebih bijak, memotivasi anak tekun belajar pada masa pandemi Covid-19.

"Menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar kaitannya dengan penerapan prokotol kesehatan. Antara lain memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman," pintanya.

Andajati meminta, agar penerapan prokotol kesehatan dijadikan lifestyle dan kebiasaan baru (new normal). Upaya ini diimbangi dengan peningkatan imunitas tubuh melalui konsumsi makanan bergizi dan berolahraga seimbang.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, Supiana Dian Nurtjahyani menyarankan agar memberikan variasi dalam pembelajaran online. Antara lain, dengan memanfaatkan teknologi digital seperti e-teacher, e-library, dan url address.

Menurutnya, ada 3 elemen yang menjadi kunci keberhasilan pendidikan daring. Yakni guru, anak, dan orang tua. "Keberhasilan pendidikan didukung inovasi guru dalam mengajar, kemampuan anak memahami materi, dan kepedulian orang tua untuk memotivasi anak," jelasnya.

Ia mengatakan, perubahan pola pendidikan mengharuskan guru, anak, dan orang tua beradaptasi sesuai dengan perkembangan dunia dan kurikulum pendidikan nasional. Utamanya orang tua, saat ini lebih banyak mengambil peran dalam pembelajaran anak.

"Cara yang bisa ditempuh antara lain membuat rencana target belajar anak, menjalankan tanggung jawab, memanfaatkan aplikasi, dan memahami karakter anak (kelebihan dan kelemahannya). Orang tua harus bersabar dan mau belajar bersama anak," tutupnya. (gun/ian)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...