TRENGGALEK (BangsaOnline) - Hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini membuat tanah amblas dengan kedalaman hampir delapan meter dan lubang menganga hingga tiga meter didekat warung kopi jembatan jagalan kelurahan Ngantru kecamatan Trenggalek beberapa waktu yang lalu. Lantaran cemas bakal terjadi amblas susulan, Subari pemilik warung kopi akhirnya harus merogoh koceknya guna menguruk tanah amblas tersebut.
“Jika harus menunggu bantuan dari pemerintah daerah butuh waktu yang begitu lama, sementara hujan saat ini terus saja mengguyur. Saya kawatir akan terjadi amblas untuk yang kedua kalinya dan menenggelamkan warung saya”, keluhnya.
BACA JUGA:
- Evakuasi Truk yang Terpersok ke Jurang Akibat Longsor di Jalur Wisata Bromo Terhambat Kondisi Tanah
- Longsor di Bukit Kedaluh Tutup Jalur Penanjakan Bromo, Sejumlah Kendaraan Tertimbun
- Tahun Depan, BMKG akan Berikan Informasi Peringatan Longsor dan Banjir
- Hujan Deras Akibatkan Tebing di Payung 2 Kota Batu Longsor
Menurut Subari, tanah amblas yang posisinya berada di sebelah selatan jembatan jagalan Ngantru, memiliki kedalaman kurang lebih delapan meter, sementara diameter lubang menganga sekitar tiga meter dan membentuk gerowongan hingga tembus ke dasar sungai.
“Tak kurang dari tiga rit tanah uruk telah saya gelontorkan ke dalam lubang tanah amblas tersebut” kata Subari dengan harapan agar tidak merembet ke warung kopi miliknya.
Sementara dinas terkait beberapa waktu yang lalu hanya sebatas meninjau lokasi tersebut, tanpa ada tindakan apapun.
“Saya melihat beberapa petugas dari pemerintah daerah sempat datang dan melihat tanah amblas ini, namun setelah itu mereka pergi” kata Subari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




