Penyerahan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Padat Karya Sanitasi Lingkungan di Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Sabtu (24/10/2020). (foto: ist)
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Secara bersamaan, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) mengunjungi Kabupaten Tuban.
Kehadiran dua menteri kabinet Jokowi itu untuk menyerahkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Padat Karya Sanitasi Lingkungan di Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Sabtu (24/10/2020).
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah menjelaskan, salah satu program JPS tersebut berupa pembangunan sebanyak 1.000 tempat MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan pengadaan air bersih. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan khususnya di pedesaan.
"Semoga program ini mampu membantu dan bermanfaat bagi masyarakat desa," tuturnya.
Sementara itu, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar berharap bantuan tersebut dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Sebab, dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali di wilayah pedesaan.
Menurutnya, selama ini berbagai strategi telah dilakukan Kementerian Desa dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19, dengan menyosialisasikan dan menyiapkan sarana prasarana pencegahan Covid-19 untuk meminimalisasi penularan di desa.
"Grafik penularan Covid-19 di desa sangat kecil sekali tidak sampai 5 persen dari nasional, untuk itu kita canangkan Desa Aman Covid-19," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




