Kamis, 04 Maret 2021 15:50

Kakek Usia 78 Jalan Kaki Jepara, Bali, Jakarta Temui Kepala BNN, di Banyuwangi Disambut Kapolresta

Kamis, 22 Oktober 2020 14:09 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Teguh Prayitno
Kakek Usia 78 Jalan Kaki Jepara, Bali, Jakarta Temui Kepala BNN, di Banyuwangi Disambut Kapolresta
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman saat menerima Agus Suwarno, Kamis (22/10/2020). foto: bangsaonline.com

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Agus Suwarno, seorang kakek berusia 78 tahun memiliki misi mulia. Ia rela jalan kaki dari Jepara menuju Bali, lalu lanjut ke Jakarta. 

Untuk apa? Ternyata untuk menemui Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kakek sembilan cucu ini memulai misinya, keluar rumah dari Desa Senenan, KecamatanTahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, berjalan kaki ratusan kilometer demi mengampanyekan bahaya narkotika kepada generasi muda. Dia sangat prihatin narkoba yang kian marak, terutama di daerahnya, Jepara.

Setibanya di Banyuwangi, pria kelahiran tahun 1942 ini disambut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K. Bahkan Kapolesta mengalungkan bunga. Sang kakek minta agar pihak kepolisian menindak tegas para bandar dan pengedar narkoba.

"Peredaran narkoba di Indonesia ini, khususnya di Jepara sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, saya jalan kaki dari Jepara ke Bali, lanjut ke Jakarta, untuk mengingatkan generasi muda akan bahayanya narkoba," kata Agus kepada wartawan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Kamis (22/10/2020).

"Saya juga meminta kepada Kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba dan ditangani dengan serius," pinta Agus kepada Kombes Pol Arman.

Agus juga mengaku memiliki pengalaman pahit terkait narkoba. "Karena narkoba, keponakan saya masuk ke penjara di Nusa Kambangan. Jadi saya tidak ingin generasi muda di Indonesia hancur gara-gara narkoba," ungkapnya.

Ia juga mengampanyekan memerangi Covid-19 dengan mengajak masyarakat untuk memakai masker. Imbauan itu tertulis di spanduk yang dikenakanya. Spanduk di bagian depan bertuliskan "Perangi Narkoba dan Covid-19, Pakailah masker selalu, Jagalah keluarga dari corona dan narkoba".

Dia membawa sejumlah surat izin dari RT/RW hingga desa setempat. Dengan perbekalan uang dan pakaian seadanya, Agus sudah melewati sejumlah daerah hingga sampai di ujung timur pulau Jawa ini.

“Nanti kalau sudah sampai Bali, saya mampir ke Polda Bali dan Kantor Gubernur Bali. Kemudian lanjut ke Jakarta untuk ketemu Kepala BNN. Saya minta kepada beliau di daerah-daerah diperhatikan lagi supaya punya kantor sendiri, dan menangani narkoba dengan serius. Terutama Jepara, yang tidak punya sama sekali kantor BNN,” harapnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., mengaku sangat kagum dan bangga terhadap keprihatinan dan semangat Agus Suwarno. Menurut dia, meski sudah berusia lanjut, tetapi masih memiliki semangat dan keinginan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahayanya narkoba.

"Ayo kita lawan dan berantas narkotika. Sekali saja menggunakan narkotika akan seterusnya, dan sulit sekali untuk disembuhkan, serta memiliki dampak luas bagi masyarakat," kata Kombes Pol Arman.

Arman menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh misi dan tujuan mulia Agus Suwarno ini. Selain kampanye narkoba dia juga mengampanyekan lawan Covid-19.

"Kita dukung perjuanganya. Karena dia juga mengampanyekan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan bermasker, sebagaimana anjuran pemerintah. Karena semuanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujarnya.

Setelah puas bercengkrama dan melakukan foto bersama dengan orang nomor satu di lingkungan Polresta Banyuwangi, Agus kembali melanjutkan perjalanan menuju Bali, kemudian dilanjut ke Jakarta demi membela dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. Keberangkatannya pun, dilepas langsung Kapolresta Banyuwangi di markasnya.

"Selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dan selalu diberikan kesehatan," kata Kapolresta sembari mengibarkan bendera pelepasan. (guh)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...