Kamis, 17 Juni 2021 13:30

Hingga Oktober, Terjadi 37 Insiden Kecelakaan Kereta Api di Madiun

Senin, 19 Oktober 2020 17:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Hingga Oktober, Terjadi 37 Insiden Kecelakaan Kereta Api di Madiun
Salah satu perlintasan KA yang ada di Madiun.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dari Januari hingga pertengahan Oktober, telah terjadi 37 insiden kecelakaan kereta api dan pengendara di perlintasan sebidang di Madiun.

"Dengan banyak terjadi insiden, sosialisasi bersama stakeholder gencar dilakukan," kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Senin (19/10/2020).

Ixfan mengatakan, kecelakaan tersebut sebagian besar disebabkan karena pengguna jalan kurang berhati-hati ketika hendak melintasi perlintasan kereta api.

"Semoga dengan sosisalisasi, kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang meningkat. Harapannya, angka kecelakaan dapat ditekan," ujarnya.

BACA JUGA : 

Mobil Sedan Ditumpangi Satu Keluarga Tertabrak Kereta Api di Tanggulangin Sidoarjo

Agro Wilis Tabrak Mr. X di KM 54 Gununggedangan Kota Mojokerto, Tubuhnya Terpotong Beberapa Bagian

Polisi Selidiki Kecelakaan Kereta Api Vs Truk Box di Krian Sidoarjo yang Sebabkan Tewasnya Sopir

Pria Asal Surabaya Terlindas Kereta Api di Rel Kereta Api Krian, Tubuhnya Terpotong Beberapa Bagian

Ixfan menuturkan, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang akan terus dilakukan. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat meningkatkan disiplin dan mengutamakan keselamatan.

“Sosialisasi ini harus dilakukan secara kontinyu karena beberapa hari terakhir kerap kali terjadi temperan antara kereta api dengan pengguna jalan. Sehingga perjalanan kereta api menjadi terganggu. Kereta api itu kan membawa banyak penumpang, dan kerugian itu juga terjadi pada pihak kami PT KAI,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ixfan menegaskan, untuk menghindari terjadi kecelakaan, pengguna jalan wajib menaati aturan. Yakni berhenti ketika sinyal sudah berbunyi. Kemudian berhenti ketika palang pintu kereta api mulai ditutup dan atau isyarat lain. Pengguna jalan juga wajib mendahulukan KA dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas di rel.

Aturan tersebut tertuang pada Pasal 114 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sementara itu berdasarkan data, lima tahun terakhir, jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang KA tahun 2016 sebanyak 44 kasus, 2017 ada 94 kasus, 2018 terdapat 73 kasus, tahun 2019 ada 52 kasus, dan tahun ini hingga pertengahan Oktober terdapat 37. (hen/ian)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...