Selasa, 18 Mei 2021 18:38

Liga I 2020 Belum Jelas, Nil Maizar: PSSI, PT LIB, dan Polri Harus Segera Berkoordinasi

Jumat, 16 Oktober 2020 14:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Triwi Yoga Margiono
Liga I 2020 Belum Jelas, Nil Maizar: PSSI, PT LIB, dan Polri Harus Segera Berkoordinasi
Pelatih Kepala Persela Lamongan, Nil Maizar. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pelatih Kepala Persela Lamongan, Nil Maizar akhirnya buka suara terkait belum adanya kejelasan soal laga lanjutan kompetisi Liga I 2020.

Sebagaimana diketahui, sejak pandemi Covid-19 melanda, gelaran Liga I 2020 ditunda untuk menghindari penyebaran Covid-19. Tetapi, tujuh bulan sejak penundaan itu, belum ada kejelasan kapan lanjutan liga akan dilaksanakan.

Pelatih Kepala Persela Lamongan, Nil Maizar pun turut angkat bicara terkait penundaan lanjutan Liga I 2020. Nil mengatakan, sejatinya seluruh klub peserta Liga I sudah menyepakati untuk melanjutkan kompetisi pada tanggal 1 November 2020, tetapi lagi-lagi terbentur terkait izin keramaian dari Polri.

"Status kompetisi yang masih menggantung seperti saat ini sangat berdampak terhadap klub, baik dari segi teknis maupun nonteknis," katanya, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA : 

Persik Kediri Dapat Kekuatan Baru, Berhasil Tarik Risna Prahalabenta dari Madura United

Bupati Yuhronur Berharap Persela Menjadi Tim Terbaik di Piala Menpora 2021

Terima Pinangan Noah FC, ​Jefferson Hengkang dari Persik Kediri

​Terus Ditunda, Persik Kediri Khawatir Nasib Liga 1

Dampak teknisnya itu, lanjut Nil, membuat pelatih kesulitan dalam memberikan porsi latihan kepada para pemain. Ia menginginkan agar seluruh pihak yang berkaitan, baik dari PSSI, PT LIB, dan Polri untuk berkoordinasi supaya kelanjutan liga dapat dipastikan.

"Kepastian kick off itu kan penting buat tim, untuk menyusun program latihan dari hari pertama sampai kick off itu jelas. Kalau misalnya sekarang tanggal 1 November nggak jelas, Desember nggak jelas, Januari juga nggak jelas, kita mau gimana? Jadi kepastian itulah yang kita tunggu," lanjutnya.

"Sementara masalah nonteknis, klub memiliki kewajiban untuk membayar gaji para pemain, pelatih, dan tim ofisial, dan ini berdampak pada finansial klub. Jika tidak segera dilanjutkan, maka klub tidak memiliki pemasukan untuk memenuhi kewajibannya," imbuhnya.

"Kalau tidak ada kepastian, nanti manajemen juga bingung, karena menyangkut dengan hal-hal yang nonteknis juga ya. Pemasukan nggak ada, ini yang harus dipikirkan sama-sama di tingkat atas ya," tuturnya.

Pelatih yang juga pernah meracik Timnas Indonesia itu pun berharap agar segera ada jalan keluar terbaik untuk Liga 1 2020. "Tentu kita harapkan komunikasi manajemen klub dengan PSSI, LIB, dan pihak terkait, gimana bisa memutuskan apakah benar tidak bisa dilanjut sampai selesai pilkada atau bagaimana," tukasnya. (yog/zar)

Viral Emak-emak Damprat Kurir Online Shop: Blok-G*oblok
Selasa, 18 Mei 2021 00:40 WIB
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Video emak-emak mendamprat kurir jual beli online via sistem COD atau cash on delivery tengah ramai di media sosial. Si emak itu mengaku ditipu dengan paket yang isinya tidak sesuai dengan yang dipesannya via online sho...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Selasa, 18 Mei 2021 05:35 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan terkemuka, kembali menulis konflik keluarga bos Liek Motor, Like Moeljanto. Royce – anak Like Moeljanto –merasa mendapat karma karena perbuatan ayahnya yang suka adu ayam jago.Loh? Bukankah du...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...