Rabu, 04 Agustus 2021 07:17

Mendagri Kirim Surat Lagi, Dewan: Bukti Bahwa Bupati Jember Selama Ini Melakukan Kebohongan

Rabu, 14 Oktober 2020 21:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Mendagri Kirim Surat Lagi, Dewan: Bukti Bahwa Bupati Jember Selama Ini Melakukan Kebohongan
Ahmad Halim, Wakil Ketua DPRD Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Persoalan birokrasi di Jember terus berlanjut. Kali ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali mengirimkan surat klarifikasi bernomor: 800/5072/OTDA kepada Gubermur Jawa Timur dan DPRD Jember.

Surat tersebut, menurut Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, menunjukkan bahwa Bupati Jember Faida telah banyak memberikan informasi bohong tentang tata kelola birokrasi Jember selama menjabat sebagai kepala daerah.

"Selama ini yang disampaikan oleh bupati Jember Faida tentang tata kelola birokrasi adalah kebohongan publik," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (14/10).

Sebab, dalam surat tersebut, Mendagri mengklarifikasi tidak pernah memberikan izin kepada Bupati Jember terkait mutasi sebanyak 726 pejabat di lingkungan Pemkab Jember pada Januari lalu. Padahal, sebelumnya bupati menyatakan telah mendapatkan rekomendasi dan izin dari kemendagri atas pelaksanaan mutasi tersebut.

BACA JUGA : 

Bupati Hendy Serahkan Penghargaan Adiwiyata ke 4 SMP di Jember

Kabupaten Jember Turun Jadi PPKM Level 3, Bupati Hendy Akan Pertajam Pencegahan dari Hulu

Gandeng PMI Jember, Bupati Hendy Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 31 Kecamatan

Bupati Hendy: Bertugas di Tengah Pandemi Covid-19 adalah Panggilan Kemanusiaan

"Kalau di surat sudah jelas kalau pengangkatan jabatan tersebut tidak diizinkan oleh Mendagri, termasuk tidak ada laporan," tuturnya.

"Termasuk persoalan SOTK yang selama ini disampaikan ke publik, kalau sudah melakukan rekomendasi Kemendagri tentang SOTK, ternyata semua tidak benar dan belum dilakukan perintah tersebut," tambah Halim.

Politikus Gerindra ini menyampaikan, surat tersebut menunjukkan bahwa selama ini Bupati Jember Faida telah melakukan kebohongan publik tentang segala persoalan birokrasi di Jember.

"Dari sini sudah dibuka tabir bahwa kalau selama ini bupati Jember Faida telah melakukan kebohongan publik," ungkapnya.

Terlebih lagi, menurut Halim, Kemendagri meminta Pemprov Jatim dan DPRD Jember untuk melakukan pembinaan dan pengawasan pelanggaran terhadap implementasi sistem merit dan penataan lembaga oleh bupati Jember Faida.

Ia menambahkan, akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan mempertanyakan persoalan sanksi yang diberikan karena telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan melanggar peraturan perundang-undangan yang ada. (jbr1/yud/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...