Ahmad Arizal. foto: ist/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua DPW Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Ahmad Arizal kembali menabuh genderang perang. Ia terang-terangan menyatakan bahwa dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya dan semua pilkada di seluruh Jawa Timur tidak akan memilih pasangan calon (paslon) yang diusung dan didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan A Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
“Ini instruksi dari pusat. Pokoknya para kader Gus Dur dilarang memilih paslon yang didukung PKB pimpinan Muhaimin,” tegas Ahmad Arizal yang mantan ketua DPW Garda Bangsa Jawa Timur dalam siaran tertulis yang diterima bangsaonline.com, Senin (12/10/2020) malam.
BACA JUGA:
- Hapus Stigma Kapitalis, Eri Cahyadi Puji Kemandirian Kampung Pancasila Banjarsugihan
- Eri Cahyadi Ancam Ganti Jukir yang Tolak Program Digitalisasi Parkir
- Gerakkan Ekonomi Warga, Wali Kota Eri Cahyadi Fokus Koneksi Infrastruktur Jalan di Tahun 2026-2027
- Tak Wajibkan Gowes, Eri Cahyadi Dorong ASN Pemkot Surabaya Gunakan Transportasi Umum
Loh, kenapa? “Karena Muhaimin pengkhianat Gus Dur,” kata Ahmad Arizal.
Berarti dalam Pilwali Surabaya juga tidak akan dukung paslon yang diusung PKB? “Ya. Semua kader Gus Dur dilarang mendukung dan memilih paslon yang diusung dan didukung PKB-nya Muhaimin. Termasuk di Pilwali Surabaya dan semua pilkada di seluruh Jawa Timur,” kata Ahmad Arizal lagi.
Kini beredar rekaman video yang berisi pertemuan Barikade Gus Dur dengan Calon Wali Kota Eri Cahyadi. “Ini bukan soal Eri atau siapa. Tapi lebih karena kita menghindari memilih paslon yang diusung PKB-nya Muhaimin,” tegas Ahmad Arizal.
Menurut dia, pertemuan dengan Eri adalah pertemuan biasa. “Kita dalam mendukung calon pasti ada surat rekomendasi resmi dari pusat, dari DPP Barikade Gus Dur yang ditandatangani oleh Ketua Umum Priyo Sambadha dan Sekjen Pasang Haro Rajagukguk di bawah naungan Konsorsium kader Gus Dur yang dipimpin Ibu Hajjah Yenny Wahid,” kata Ahmad Arizal yang asal Bangkalan Madura. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




