Kamis, 04 Maret 2021 18:18

Satu Keluarga di Kanor Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Senin, 12 Oktober 2020 10:31 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Eky Nur Hadi
 Satu Keluarga di Kanor Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus
Peristiwa tragis ini terjadi di Dusun Prijek, Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Senin (12/10/10).

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Empat orang dalam satu anggota keluarga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan tewas tergeletak di pematang sawah setelah tersengat kabel listrik jebakan tikus. Peristiwa tragis ini terjadi di Dusun Prijek, Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Senin (12/10/10).

Empat korban itu di antaranya adalah Parno (Ayah), Riswati (Ibu), dan dua anak laki-lakinya yakni, Jayadi dan Arifin. Jasad keempat korban ini ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 06:00 WIB oleh tetangga korban.

Kapolsek Kanor Iptu Hadi Waluyo kepada wartawan menjelaskan kronologi kejadian. Awalnya, pada Minggu malam sekitar pukul 20:00 WIB korban Parno dan satu anaknya pergi ke sawah bermaksud mematikan melihat mesin diesel yang digunakan mengairi tanaman lombok di sawahnya.

"Pada saat sampai di lokasi, keduanya diduga tidak tahu jika ada kawat yang sedang roboh di sawahnya. Kawat itu beraliran listrik tegangan tinggi, sehingga orang tuanya menyentuh dan tersengat listrik. Kemudian anaknya bermaksud untuk menolong, tetapi ikut tersengat listrik juga," ujar Kapolsek Kanor.

Lanjut dia, beberapa jam kemudian sekitar pukul 22:00 WIB istri korban menunggu suaminya tidak kunjung pulang, sehingga istrinya menyusul ke sawah bersama anak terakhirnya yakni, Arifin.

"Istri korban kaget melihat suaminya tergeletak di sawah bersama anaknya, kemudian bermaksud menolong, tetapi ternyata ikut tersengat listrik juga," jelasnya.

Kapolsek membeberkan, sawah korban sebetulnya tidak dialiri listrik untuk jebakan tikus. Listrik yang menyengat para korban itu milik tetangganya yang digunakan untuk menjebak tikus di tanaman kangkung yang berada tak jauh dari sawah korban.

"Jadi tiang listrik milik tetangganya ini roboh di sawah korban, kemudian korban tidak tahu dan tersengat. Kita sudah amankan beberapa barang bukti seperti kawat, tiang, dan lampu LED," katanya.

Polsek Kanor dan Tim Inafis Polres Bojonegoro sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa jaringan kabel dari rumah yang mengalirkan listrik ke sawah. Sedangkan empat korban itu saat ini masih dalam proses pemakaman. Di rumah duka tampak dipenuhi warga untuk bertakziah. (nur/dur)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...