Letkol Inf Viliala Romadhon, Dandim 0811/ Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pada momen peringatan Hari TNI ke-75 ini, Komandan Kodim 0811/ Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon mengajak kepada seluruh masyarakat agar turut aktif meredam tingkat penyebaran Covid-19 di Bumi Wali.
Kepada BANGSAONLINE.com, Dandim muda ini menyampaikan, untuk melawan penyebaran virus corona tidak bisa sendirian. Melainkan harus melibatkan seluruh komponen dan masyarakat umum, agar turut aktif mencegah penyebaran virus Covid-19. Dengan bergerak bersama-sama, maka meredam penyebaran Covid-19 semakin mudah.
BACA JUGA:
- Dukung Kodim 0811 Sukseskan TMMD ke-128, Lapas Tuban Kirim Warga Binaan Jadi Pasukan 'Tukang'
- TMMD ke-128: Kodim Tuban Gelar Turnamen Voli
- Pastikan Sasaran Fisik Sesuai Target, Tim Wasev Mabesad Tinjau Progres TMMD ke-128 di Tuban
- Program TMMD ke-128 di Tuban Fokus Infrastruktur, Dandim 0811: Bukti TNI Semakin Dekat dengan Rakyat
"Yang pasti kita harus menegakkan protokol kesehatan. Minimal menggunakan masker setiap aktivitas," ungkap Letkol. Inf. Viliala Romadhon, Minggu (4/10).
Kata dia, secara umum perkembangan jumlah Covid-19 di Bumi Wali tergolong cukup tinggi. Meski, tingkat kesembuhan juga sebanding dengan orang yang terkonfirmasi positif.
"Melihat fenomena tersebut, artinya penyebaran Covid-19 masih terus terjadi di Kabupaten Tuban. Kami bersama Polri dan unsur pemerintahan dalam hal ini Pemkab Tuban mengajak masyarakat agar selalu mamatuhi protokol kesehatan Covid-19," terangnya.
Agar terhindar dari penularan Covid-19, Dandim mengimbau masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, selalu rajin berolahraga, jaga imun, dan menerapkan pola hidup sehat. Karena dengan begitu bisa menekan dan meredam penyebaran covid-19.
"Selain menerapkan protokol kesehatan, sebaiknya kita juga selalu menjaga pola hidup sehat dan bersih. Agar tidak mudah tertular virus Covid-19," harapnya.
Sementara itu, sesuai update terbaru, persebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban secara komulatif berjumlah 533 orang. Sementara, jumlah suspect sebanyak 10 orang. Lalu, untuk jumlah komulatif yang sembuh sebanyak 431 orang. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




