Rabu, 28 Oktober 2020 09:46

Paripurna DPRD Kota Probolinggo, 18 Mobil Ambulans di Setiap Kelurahan Jadi Pertanyaan Fraksi

Rabu, 23 September 2020 19:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sugianto
Paripurna DPRD Kota Probolinggo, 18 Mobil Ambulans di Setiap Kelurahan Jadi Pertanyaan Fraksi
Suasana paripurna DPRD Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Fraksi Golkar DPRD Kota Probolinggo mempertanyakan bantuan sebanyak 18 mobil ambulans yang ada di setiap kelurahan. Pertanyaan itu terlontar saat gelar rapat paripurna DPRD terhadap pembahasan Raperda Tentang Perubahan APBD Kota Probolinggo tahun 2020, Rabu (23/9).

“Kami memandang keberadaan 18 mobil ambulans tahap pertama di setiap kelurahan itu kurang efektif,” tandas juru bicara fraksi Golkar, Masda Putri Amelia saat membacakankan pandangan umum-nya (PU).

Dinilai kurang efektif, karena keberadaan 18 mobil ambulans tersebut memerlukan dana pemeliharaan serta daya pendukung lainnya, seperti status sopir ambulans.

“Agar program itu berjalan dengan baik perlu adanya penataan. Apalagi masih ada pengadaan sebanyak 11 mobil ambulans lagi sesuai Rancangan P-APBD tahun 2020,” katanya.

Selain itu, Fraksi Golkar juga mengkritisi soal banyaknya kondisi jalan yang rusak. “Kami merasa belum yakin, pemkot bisa melakukan pemeliharaan seluruhnya, karena waktunya yang terbatas serta terjadi recofusing anggaran terhadap penanganan Covid-19,” katanya.

Padangan Umum (PU) Fraksi Golkar itu, hampir sama dengan Fraksi Gerindra. Keberadaan mobil ambulans tersebut juga menjadi pertanyaan fraksi.

“Keberadaan mobil ambulans itu kurang efektif, karena masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkannya,” terang juru bicara fraksi Gerindra, Heri Poniman.

Selain keberadaan mobil ambulans itu membutuhkan tenaga sopir juga membutuhkan tenaga medis. “Tak hanya itu, tapi mobil itu memerlukan garasi yang dananya melekat pada mobil ambulans tersebut,” katanya.

Melihat kurang efektifnya keberadaan mobil ambulans itu, kedua fraksi itu meminta agar pemkot memberikan penjelasan. “Kami minta penjelasan dari pemkot soal berapa banyak tenaga medis yang dibutuhkan nanti. Serta garasi dan tenaga sopirnya,” tandas Heri Poniman. (prb1/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...